Babinsa Sruni Bersa PPL Dampingi Petani Panen Padi

Harian 9 author photo

Bertempat
di lahan milik Zainal anggota Kelompok Tani Budi Luhur Dsn Karajan Ds Sruni Kec Jenggawah, Minggu (01/04/2018) Pukul 08.00 WIB, dilaksanakan panen padi seluas 2,5 hektar. (Foto: Sis24) 

JEMBER| HARIAN9
Bertempat di lahan milik Zainal anggota Kelompok Tani Budi Luhur Dsn Karajan Ds Sruni Kec Jenggawah, Minggu (01/04/2018) Pukul 08.00 WIB, dilaksanakan panen padi seluas 2,5 hektar.

Pada kesempatan tersebut hadir Babinsa Serda Gatot Pramono dan Petugas Penyuluh Lapang (PPL) Didik S dan Ketua Gapoktan Kasmuri, pada kesempatan tersebut Babinsa bersama PPL memberikan arahan terkait serapan gabah petani dengan menghimbau petani agar menjual gabahnya kepada Bulog atau petugas serapan gabah Kodim 0824 serta percepatan tanam dengam menggunakan alat mesin pertanian.

Zainal sebagai pemilik lahan saat diwawancarai menyampaikan terima kasih dengan adanya pendampingan Babinsa dengan PPL karena petani banyak diberikan arahan teknis sehingga hasi panen kami dapat optimal, kali ini sesuai hasil ubinan per hektar mencapai 10,96 ton tentunya hasil yang sangat menggembirakan.

"Selanjutnya terkait dengan hasil panenan kami dengan kelompok tani memang selalu menjual hasil panen kepada Bulog, kami sudah menjalin kerjasama dengan Bulog Subdivre XI Jember, dan kami selalu menjual dalam kondisi kering giling karena harganya tentu lebih tinggi," tambah Zainal.

Danramil 0824/25 Jenggawah Kapten Inf Ismianto membenarkan adanya kegiatan tersebut dan dirinya memang sudah memerintahkan seluruh Babinsa jajarannya untuk aktif melakukan pendampingan serta mengoptimalkan serapan gabah dan percepatan tanam pada musim panen seperti saat ini.

Komandan Kodim 0824 Letkol Inf Arif Munawar dalam konfirmasinya menyampaikan terima kasih atas aktivitas  kegiatan pendampingan yang dilakukan oleh anggota jajarannya sebagai bagian dari tugas dalam mensukseskan swa sembada pangan nasional melalui upaya khusus ketahanan pangan.

Pada musim panen seperti saat ini upaya yang dilakukan terfokus pada serapan gabah petani dalam rangka memantapkan stock gabah pemerintah serta mempercepat pengolahan lahan dan percepatan tanam dengan menggunakan alat mesin pertanian yang lebih efektif dan efisien baik waktu dan biayanya, sehingga sangat menguntungkan petani. (Sis24) 
Editor: Mardan H Siregar



Komentar Anda

Berita Terkini