Bepergian Aman dan Menyenangkan bersama Safe Travel Kemlu

Harian 9 author photo
Ilustrasi 

JAKARTA| HARIAN9
Kementerian Luar Negeri meluncurkan inovasi terbaru dalam upaya melindungi Warga Negara Indonesia (WNI) di luar negeri. Situs www.peduliwni.kemlu.go.id dan memperluas aplikasi mobile 'Safe Travel Kemlu' yang sudah diluncurkan pada 2017 lalu menjadi multi-platform (android, iOS, web, dan media sosial).

“Secara garis besar, website peduli WNI lebih mengedepankan keamanan sehingga tidak dibuatkan mobile version-nya. Sedangkan aplikasi Safe Travel memiliki unsur fun, jadi perjalanan WNI akan aman dengan informasi yang ada sekaligus menyenangkan karena banyak fiturnya," ungkap Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemlu, Lalu Muhamad Iqbal.

Kedua inovasi ini akan dikenalkan kembali ke publik dalam pekan pameran Perlindungan WNI bertema 'Responsibly Fun' yang akan berlangsung pada 11-15 April 2018 di Central Park, Jakarta.

Melalui inovasi ini, Kemlu berharap WNI yang sedang berada di luar negeri tidak akan merasa 'sendiri'. Kementerian Luar Negeri akan selalu mendampingi dalam memberi pelayanan dan perlindungan bagi WNI.

Data Kementerian Luar Negeri menunjukkan sebanyak 2.978.446 WNI berada di luar negeri. Dari jumlah tersebut, mayoritas sebesar 2.825.939 merupakan pekerja migran, sisanya terdiri atas pelajar dan Anak Buah Kapal (ABK). 

Sementara itu, tercatat 18 juta WNI berpergian ke luar negeri untuk keperluan wisata, termasuk wisata religi (haji dan umroh).

Serba Ada di Aplikasi Safe Travel Kemlu

Fitur-fitur yang ada dalam aplikasi Safe Travel Kemlu diharapkan membantu WNI dalam mengenal negara tujuannya lebih baik lagi. Fitur-fitur Safe Travel Kemlu yang dapat WNI manfaatkan antara lain:

Informasi lengkap negara-negara di dunia, yang meliputi: Status negara (Berupa tingkat keamanan dan kerawanan yang ditandai dengan indikator warna.); Akses Pelayanan Perwakilan RI; Daftar 130 Perwakilan RI ( Menyediakan informasi alamat, nomor telepon, faksimili, email, dan hotline Perwakilan RI, baik Kedutaan Besar RI, Konsulat Jenderal RI, ataupun bila terdapat Konsulat RI); Informasi Hukum dan Kebiasaan Setempat; Mata Uang Setempat; Informasi Tempat Ibadah; Informasi Wisata; Informasi Kuliner Halal; Infografis Unik yang menghibur dan bisa menjadi bacaan saat perjalanan menuju negara tujuan; hingga informasi lain yang dibutuhkan para traveller, seperti jenis steker listrik maupun voltase yang dipergunakan di negara tujuan.

Satu fitur yang sangat krusial adalah adanya Tombol Darurat, dimana dalam keadaan darurat, WNI yang berada di luar negeri dapat menggunakan fitur tombol darurat untuk mengirim foto, merekam video, menghubungi Perwakilan RI terdekat dan mengirim lokasi kejadian.

Aman dan Menyenangkan

Aplikasi Safe Travel Kemlu juga akan membuat perjalanan WNI menyenangkan dengan fitur-fitur yang khas seperti di media sosial, antara lain:

Indonesian Nearby-Fitur ini menyediakan informasi mengenai WNI yang berada dekat lokasi anda saat berada di luar negeri. Melalui fitur ini, para WNI dapat berkenalan, mengobrol dan mengembangkan jaringan pertemanan untuk memperkuat komunitas WNI di luar negeri. Keren, kan?)

Points dan Badges-Pengguna aplikasi dapat memperoleh points dan badges (lencana) sejak melakukan check in. Akan ada reward bagi pengguna yang mendapat poin dan lencana tertentu. Penasaran apa reward yang diberikan? Download dan gunakan dulu aplikasinya..

Konektivitas Media Sosial

Pengguna aplikasi Safe Travel dapat memajang foto selfie dan melakukan check in untuk diunggah di media sosial seperti Facebook sehingga bisa tetap eksis dengan teman-teman dunia maya.

Melalui Safe Travel perjalanan akan menjadi aman, asyik dan nyaman. Penggunanyapun tidak akan merasa kesepian saat berada di luar negeri. Unduh aplikasinya di Google Play dan segera di Apple Store.

Ikuti juga VLOG Competition dan Instagram Photo Competition berhadiah jalan-jalan gratis ke luar negeri dan Go Pro Hero 6! Cek akun Instagram Safe Travel Kemlu: @SafeTravel.Kemlu dan Akun Twitter Safe Travel Kemlu @Safetravelkemlu untuk syarat dan ketentuan! (kemlu/03)
Editor: Mardan H Siregar 



Komentar Anda

Berita Terkini