Diduga Air limbah PKS PTPN-IV Unit Kebun Ajamu mengalir ke Sungai Berumun

Harian 9 author photo
Kolam limbah aerobic dangkal dan mesin aerobicnya tidak berfungsi, di samping dangkal cerucuk pengamannya sudah banyak yang rusak. (Foto: Thamrin Nasution) 


AJAMU| HARIAN9
PTP NUSANTARA IV Unit Usaha Kebun Ajamu, Kecamatan Panai Hulu Kabupaten Labuhanbatu, Provinsi Sumatera Utara berlokasi ditepian Sungai Berumun yang merupakan sungai terbesar di kawasan tersebut.

Walaupun pihak PTPN-IV unit kebun Ajamu, memiliki Unit Pengelolaan limbah (UPL) yang dibangun Tahun 1995  agar pembuangan limbah tidak langsung ke Sungai Berumun, ternyata saat ini beberapa kolam limbah itu ada yang sudah dangkal seperti disending pond  ditambah 4 (empat) kolam Aerobic di samping dangkal juga mesin Aerobicnya tidak berfungsi.

Sementara kolam limbah ini berada di areal gambut, maka sangat diperlukan pengelolaan tata air (Hidrologi) dalam upaya mengatasi Subsidensi agar tidak terjadinya kebakaran pada gambut kering 

Upaya-upaya ini seperti renovasi perbaikan pintu air disekitar itu tidak dilaksanakan, penambahan sekat-sekat penahan air sepanjang saluran Setiap 100  meter juga tidak ada kelihatan, memperketat penjagaan api sementara diareal kolam itu banyak manusia yang berlalu lalang mulai dari anak-anak sampai dewasa.

Dari beberapa hal yang dijelaskan tidak tertutup kemungkinannya air limbah Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PTPN-IV Unit Usaha Kebun Ajamu Kecamatan Panai Hulu Kabupaten Labuhanbatu mengalir ke Sungai Berumun.

Oleh karenanya hal ini sudah diduga bahwa PTPN-IV  Unit Usaha Kebun Ajamu, melanggar Undang-undang Nomor 4 Tahun 1982 tentang ketentuan pokok pengolahan lingkungan hidup.

Diharapkan kepada pihak yang terkait dalam pengelolaan limbah ini dapat segera melakukan penertiban sebelum timbulnya pencemaran air Sungai Berumun  yang lebih fatal. (Trn9)
Editor: Mardan H Siregar



Komentar Anda

Berita Terkini