Jaga Keutuhan NKRI, Polres Tapsel Jalin Koordinasi Dengan Dinas Pendidikan Tiga Kabupaten

Harian 9 author photo
Kapolres Tapsel, AKBP M Iqbal, S.Ik, M.Si bersama Kadisdik Tapsel, Ahmad Ibrahim Lubis, menandatangani nota kesepakatan bersama untuk menjaga keutuhan NKRI, usai rapat kordinasi di aula Pratidina Mapolres Tapsel, Selasa (24/4). (Foto: Riswandy)


TAPSEL| HARIAN9
Guna menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Polres Tapanuli Selatan (Tapsel) gelar rapat kordinasi dengan tiga Kepala Dinas Pendidikan di tiga Pemerintah Daerah Pemerintah Daerah yang berada di wilayah hukumnya yakni Pemkab Tapsel, Pemkab Padang Lawas Utara (Paluta), dan Pemkab Padang Lawas (Tapsel) , bertempat di aula Pratidina Mapolres Tapsel, Selasa (24/4).

Dalam rapat yang dihadiri tiga Kepala Dinas Pendidikan masing-masing Kadisdik Tapsel, Ahmad Ibrahim Lubis, Kadisdik Paluta Umar Pohan dan Kadisdik Palas, Abdul Rahim Hasibuan, Waka Polres Tapsel, Kompol HR Delimunthe dan pejabat utama Polres Tapsel menghasilkan 6 item yang menjadi kesepakatan bersama untuk menumbuh kembangkan rasa cinta tanah air dan kewaspadaan nasional kepada siswa/i dan pelajar.

Ke 6 item yang disepakati tersebut yakni, mewajibkan para guru dan pelajar mulai dari tingkat SD, SMP, dan SMA sederajat untuk berdoa sebelum memulai pelajara. Kemudian, mewajibkan agar di setiap kelas memasang bendera merah putih diatas lambang Pancasila, poto Presiden dan Wakil Presiden Indonesia.

Mewajibkan agar para pelajar menyanyikan Lagu Indonesia Raya sebelum memulai pelajaran, dan menyanyikan Lagu Bagimu Negeri sebelum pulang. Kemudian, pemakaian atribut Bendera Merah Putih pada seragam sekola di dada sebelah kiri atas.

Para pelajar juga diwajibkan menyanyikan lagu anti Hoax dan anti Narkoba dua kali dalam seminggu dan para pihak diminta untuk saling mendukung yang sifatnya mendidik para pelajar untuk menghormati orang tua, guru, dan sesama teman baik di sekolah maupun di luar sekolah.

Dalam sambutannya, Kapolres Tapsel, AKBP M Iqbal, S,Ik, M.Si mengatakan, Indonesia saat ini telah menjadi incaran negara asing. Hal itu disebabkan lantaran sumber daya alam yang sangat berlimpah ruah.

“Kita tidak ingin negara kita dipecah bela oleh negara luar disebabkan negara Indonesia merupakan incaran negara asing lantaran Indonesia memiliki sumber daya alam. Untuk itu mari kita perkokoh persatuan dan kesatuan bangsa,“ ujar Kapolres.

Ditambahkannya, kesepakatan ini juga perlu kita perkuat mengingat saat ini para generasi bangsa mulai dari para pelajar tidak ada yang mempersatukannya. Bahkan para siswa sering membawa ego sekolahnya masing-masing.

“Para pelajar saat ini hanya membicarakan sekolah mana dan membawa logo sekolahnya masing-masing. Dengan adanya kesepakatan ini, kita mengharapkan hal ini yang menjadi pemersatu para generasi kita, makanya hal ini perlu kita lakukan,“ jelasnya.

Menyikapi terobosan yang dilakukan Kapolres Tapsel, tiga Kepala Dinas Pendidikan Daerah Kabupaten yakni, Kabupaten Tapsel, Kabupaten Paluta dan Kabupaten Palas mengapresiasi hal tersebut.

“Ini terobosan yang baik. Kita akan apresiasikan hal ini, bahkan, kami secepatnya akan membuat surat edaran kepada para sekolah-sekolah mulai tingkat SD, SMP, SMA sederajat agar langsung secepatnya dilaksanakan,“ ungkap Kadisdik Daerah Kabupaten Tapsel, Ahmad Ibrahim Lubis, yang diamini Kadisdik Daerah Kabupaten Paluta, Umar Pohan, dan Kadisdik Daerah Kabupaten Palas, Abdul Rahim Hasibuan.

Usai rapat koordinasi, Kapolres Tapsel, AKBP M Iqbal, S.Ik, M.Si bersama tiga Kadisdik yakni Kadisdik Daerah Kabupaten Tapsel, Paluta dan Kadisdik Palas, menandatangani MoU kesepakatan bersama, disaksikan Waka Polres Tapsel, Kompol HR Delimunte dan pejabat utama Polres Tapsel. (Wan9)
Editor: Mardan H Siregar








Komentar Anda

Berita Terkini