Ketua TP PKK Padangsidimpuan Harapkan Kaum Wanita Untuk Lebih Mandiri

Harian 9 author photo
Ketua TP PKK Padangsidimpuan Ny. Hj. Nuraja Lubis memberikan sambutan pada acara Hari Kartini Tingkat Pemko Padangsidimuan Tahun 2018 di Halaman Kantor Walikota Padangsidimpuan, Senin (23/4) lalu. (Foto: Riswandy)


PADANGSIDIMPUAN| HARIAN9
Ketua Tim Pengerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Padangsidimpuan Ny. Hj. Sarmadan Hasibuan mengharapkan agar kaum perempuan khususnya di Kota Padangsidimpuan untuk dapat lebih mandiri dan juga bisa menopang perekonomian rumah tangganya.

“Bertepatan dengan Hari Kartini tahun 2018 ini, perempuan di Kota Padangsidimpuan lebih bisa mandiri dan tidak menggantungkan pada suaminya,” ujar Ketua TP PKK Padangsidimpuan Ny. Hj. Nuraja Lubis dalam sambutannya pada peringatan Hari Kartini tingkat Pemko Padangsidimpuan tahun 2018 di halaman kantor Walikota Padangsidimpuan, Senin (23/4).

Ditambahkannya, di era globalisasi ini kaum hawa dituntut mandiri supaya tidak selalu menggantungkan pada suaminya. Selanjutnya, peran perempuan dihadapan mata keluarga sebaiknya harus memiliki pengaruh yang besar, meski sosoknya hanya seorang ibu rumah tangga.

“Meskipun sebagai ibu rumah tangga, sebaiknya juga kaum ibu memiliki kesibukan guna mendapatkan tambahan untuk kebutuhan keluarga. Kecil tidak masalah terpenting ada pemasukan,“ tambah istri Pj. Walikota Padangsidimpuan ini.

Menurutnya, emansipasi wanita bukan berarti menghilangkan kodrat dan tugasnya sebagai seorang perempuan. Tugas perempuan apalagi yang sudah berkeluarga tak lain adalah mengurus keluarga yakni anak dan suami. 

Kendati demikian, para perempuan tidak boleh mengkerdilkan dirinya di lingkaran sebagai ibu rumah tangga. Paling tidak memiliki kesibukan diri guna membantu ekonomi keluarga.

Ditambahkannya, dalam upaya kesetaraan gender ini, TP PKK Kota Padangsidimnpuan bekerjasama dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait juga telah melakukan berbagai upaya kepada kaum perempuan khususnya dalam meningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) kaum perempuan.

“Jika kaum perempuan memiliki komitmen kuat untuk selalu dan bisa berkarya di ranah publik tanpa menghilangkan kodrat dan jati dirinya sebagai kaum perempuan. Untuk itu, saya berharap kegiatan ini tidak hanya sebagai seremoni saja, namun bisa diimplementasikan ke dalam kehidupan sehari-hari sebagai proses pemberdayaan masyarakat dan pembangunan di daerah secara berkelanjutan,“ katanya.

Sebelumnya, Penjabat (Pj) Walikota Padangsidimpuan DR. H Sarmadan Hasibuan, SH, MM dalam bimbingannya mengympaikn, ibu-ibu zaman dulu sangat cerdas pemikirannya, terutama dalam mendidik anak-anaknya untuk mencari ilmu setinggi-tingginya untuk bekal hidup di hari tua.

“Saat ini kita sebagai orangtua harus mampu memberikan motivasi kepada anak-anak kita untuk bekerja lebih keras dan inovatif agar menjadi orang yang berguna dan teladan di lingkungannya,“ ujar Walikota.

Menurut Walikota, RA Kartini dengan bukunya ‘Habis Gelap Terbitlah Terang’ merupakan harapan RA Kartini bagi bangsa Indonesia khususnya kaum perempuan di masa yang akan datang meninggalkan masa-masa suramnya.

“Karena itu dalam setiap peringatan Hari Kartini, sangat mungkin bila dikaitkan dengan aksi atau program penurunan angka kematian ibu, peningkatan gizi keluarga,  pencegahan kekerasan dalam rumah tangga, pengelolaan keuangan rumah tangga, pendampingan usaha kecil kaum perempuan dan lain sebagainya,“ jelasnya.

Sementara Sekdakota Pdangsidimpuan Drs. Zulpeddi Simamora, MM selaku Ketua panitia pelaksana kegiatan Hari Kartini melalui Kabag Kesra Ery Silvana, SSTP melaporkan, kegiatan memperingati Hari Kartini tahun 2018 meliputi kegiatan karnaval, lomba nyanyi ibu Karini, lomba merangkai janur dengan buah dan perlombaan merias tanpa kaca. (Wan9)
Editor: Mardan H Siregar



Komentar Anda

Berita Terkini