Pertamina Rantau Field Gelar Syukuran Dan Doa Bersama

Harian 9 author photo
Hari Widodo, Field Manager (FM) PT Pertamina EP Rantau Field pada kata sambutannya (atas) da bawah bersama unsur Forkopimda, forkompincam kecamatan Kejuruan Muda dan para anak yatim warga Kampung Bukit Rata. (Foto: Jasmani)


ACEH TAMIANG| HARIAN9
PT. Pertamina EP Asset 1 Field Rantau, menggelar sosialisasi dan syukuran tajak Sumur KSB-PROP3, di Lokasi Kampung Bukit Rata Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang.

Dalam agenda kegiatan tersebut, Pertamina EP Asset 1 Rantau Field memberikan santunan kepada 150 orang anak yatim piatu  yang berdomisili di sekitar lokasi pemboran dan menyerahkan Dua ekor Sapi untuk dibagikan kepada masyarakat Kampung Bukit Rata, sebagai bentuk kepedulian sosial. 

Pantauan Harian9 di lokasi Kamis 11 April Dua hari yang lalu, bantuan diserahkan langsung oleh Rantau Field Manager Hari Widodo kepada unsur forkompinda Aceh Tamiang, selanjutnya diteruskan kepada Datok Penghulu (Kepala Desa-red) Kampung Bukit Rata. 

Hadir pada kegiatan tersebut, unsur Forkompinda, forkompincam kecamatan Kejuruan Muda, Anggota Komisi V DPRA Aceh, H.Muslim M Daud. Datok penghulu Bukit Rata beserta perangkat kampung, tim manajemen Rantau Field, tim manajemen PDSI, alim ulama, tokoh masyarakat, ketua adat, tokoh pemuda, serta masyarakat setempat.

Dalam kata sambutannya, Field Manager (FM) Hari Widodo mengharapkan dukungan dari pemerintah daerah, tokoh masyarakat, alim ulama dan seluruh masyarakat kampung Bukit Rata yang berada dilingkungan operasional sumur KSB-PROP3, doa restu dan mendukung agar kegiatan penajakan ini berhasil dan terlaksana  dengan baik.

"Pemboran sumur KSB-PROP3 ini merupakan salah satu upaya Pertamina EP untuk terus menerus meningkatkan produksi Migas dengan sejumlah inovasi, sehingga dukungan dari para pemangku kepentingan diperlukan sebagai bentuk kerjasama yang menguntungkan bagi daerah maupun Negara,” tandas Hari Widodo.

"Pemerintah daerah kabupaten Aceh Tamiang, khususnya kecamatan Kejuruan Muda tetap mendukung kegiatan operasi Pertamina EP dalam upaya mencari Migas, guna usaha Negara menambah devisa dan juga berdampak terhadap pendapatan daerah, diharapkan keberhasilan dari penajakan sumur ini dapat dirasakan khususnya oleh masyarakat kecamatan Kejuruan Muda, serta masyarakat Aceh Tamiang pada umumnya," tutup Rudianto asissten II mewakili Bupati Aceh Tamiang 

"Sumur KSB-PROP3 itu akan mulai beroperasi setelah dilakukan syukuran dan santunan anak yatim, serta menyumbangkan Dua ekor Sapi kepada masyarakat Kampung itu, dan malam harinya dilanjutkan dengan zidkir bersama," kata Fandi Prabudi melalui pesan WhatsApp, Sabtu (14/04/18).

Menurutnya, sumur itu akan ditajak menggunakan Rig PDSI CWKT/2A berkapasitas 400 HP, direncanakan pengeboran hingga mencapai kedalaman akhir 1200 mTVD (meter True Vertical Deep), dengan tentative waktu pelaksanaan pemboran selama 28 hari kerja operasi. 

Tujuan utama dari pemboran untuk memaksimalkan produksi Lapisan Z.G10 Blok "C" Struktur Kualasimpang Barat, serta pada lapisan prospek lainnya seperti Z.D10 dan Z.J10.

"Sumur KSB-PROP3 tersebut diperkirakan akan berproduksi dengan rate produksi puncak (Qpeak) sebesar 150 bopd dari Lapisan Z.G10, dimana sumur itu nantinya setelah berproduksi dinyatakan sebagai sumur KSB-57. Dan tambahan produksi dari hasil pemboran pada sumur baru diharapkan makin meningkatkan produksi Field Rantau, yang saat ini realisasinya sudah mencapai 98.9 % dari Target YTD (Year To Day) RKAP," jelasnya. (Jas9)
Editor: Mardan H Siregar 







Komentar Anda

Berita Terkini