Polres Padangsidimpuan Bekuk Tiga Pemain Judi

Harian 9 author photo
Tiga tersangka judi saat diamankan personil Opsnal Sat Reskrim Polres Padangsidimpuan, Selasaa (24/4). (Foto: Riswandy)

PADANGSIDIMPUAN| HARIAN9
Personil Sat Reskrim Polres Padangsidimpuan membekuk tiga tersangka pemain judi di salah salah satu kedai tuak milik Paradiso Hutagalung Jalan SM Raja Kelurahan Sitamiang Kecamatan Padangsidimpuan Selatan Kota Padangsidimpuan, Selasa (24/4) sekira pukul 16.00 WIB.

Ke tiga tersangka judi yang ditangkap tersebut masing-masing, PS (57) warga Jalan Raja Inal Siregar Keluraahan Batunadu Jae Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua, AEH (52) warga Jalan Raja Inal Siregar Keluraahan Batunadu Jae Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua dan AS (52) warga Jalan Teuku Umar Gg. Damai Kelurahan Losung Kecamatan Padangsidimpuan Selatan Kota Padangsidimpuan

Informasi yang dihimpun di Mapolres Kota Padangsidimpuan, Jum,at (27/4) menyebutkan, penangkapan para tersangka judi jenis leng ini berawal setelah tim Opsnal Sat Reskrim Polres Padangsidimpuan mendapat informasi dari masyarakat, bahwa di pakter tuak milik Paradiso Hutagalung sedang berlangsung permaian judi jenis leng yang dilakukan tersangka

Mendapatkan informasi tersebut, tim Opsnal Sat Reskrim Polres Padangsidimpuan langsung menuju ke lokasi yang di informasikan masyarakat dan setibanya di pakter tuak tersebut, tim Opsnal Sat Reskrim melihat tiga orang pria sedang bermain judi leng dengan taruhan uang.

Selanjutnya para tersngka diamankan bersama barang bukti 2 set kartu joker merk Skin Fish sebanyak 108 lembar, 16 buah batu domino dan uang tunai sebanyak Rp.20.000.- dan memboyong para tersangka ke Polres Padangsidimpuan guna proses penyidikan lebih lanjut.

Kapolres Padangsidimpuuan AKBP. Hilman Wilaya, S.Ik, MH yang dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim AKP Abdi Abdullah, SH membenarkan penangkapan tiga orang diduga sedang bermain judi jenis leng.

Dari hasil pemeriksaan kata Kasat, para tersangka mengakui perbuatannya yakni melakukan perjudian kartu jenis leng yang mana sebelum bermain, para pemain terlebih dahulu menukarkan sejumlah uang kepada pemilik warung dengan dam batu sebagai koin/pengganti uang dengan nilai per satu biji dam batu seharga Rp.1000,- dan dalam bermain judi leng para pemain memasang taruhan Rp.1000.-.

Bagi yang kalah dan setelah berhenti bermain atau pemain yang menang maka akan menukarkan kembali dam batu tersebut kepada pemilik warung dan dalam perjudian tersebut setiap lima putaran maka pemilik warung akan mendapatkan uang ceker dari pemenang sebesar Rp.2000.-  

“Terhadap para tersangka tersebut, akan kita jerat dengan Pasal 303 Subs Pasal 303 Bis KUHPidana Jo Pasal 1 dan Pasal 2 UU RI No 07 Tahun 1974 tentang Penertiban Perjudian,“ papar Kasat. (Wan9)
Editor: Mardan H Siregar




Komentar Anda

Berita Terkini