IMM Kota Medan Ajak Gembirakan Dakwah Dalam Ramadhan

Harian 9 author photo




Oleh : M. Ilyas Dalimar


Di tengah keberagaman golongan di dalam dunia dakwah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM),  selaku ortom Muhammadiyah terus mengusahakan mewujudkan dakwah yang menggembirakan. Hal ini perlu menjadi konsentrasi metode dakwah di IMM, mengingat hari ini banyak sekali kebenaran yang bersumber dari Al Qur’an dan hadist disampaikan dengan cara yang kurang lemah lembut.  Sehingga hati seseorang malah menolak kebenaran itu. Karena adab dakwahnya keliru .  Hal ini adalah musibah di tengah-tengah masyarakat yang notabennya memang butuh sebuah dakwah pencerahan yang menggembirakan.

Ketika Rasullah shallahualaihi wassalam datang ke Madinah bukankah hal yang pertama dilakukan rasullah mempersatukan kaum anshar dan kaum muhajirin. Rasullah menyerukan dakwah islam dengan penuh kelembutan dan akhlakul karimah yang sangat baik. Betapa musuh-musuh Allah yang akhirnya memeluk islam karena akhlak yang baik dari rasullah. 

Inilah yang perlu kita contoh dan kita tularkan di masyarakat. Sering kali kita bertengkar karena masalah fikih mengenai bulan ramadhan tapi ketika kita berusaha menyampaikan itu kita malah terjebak kepada dakwah-dakwah yang jauh dari kata yang menggembirakan. 

Ketika KH.Ahmad Dahlan melihat orang berobat dengan dukun-dukun yang menggunakan bantuan jin lantas beliau tidak langsung memvonis mereka sesat. KH. Ahmad Dahlan lantas mendirikan rumah sakit supaya orang-orang beralih ke rumah sakit tersebut. 

Coba bayangkan jika KH. Ahmad Dahlan memvonis mereka sesat mungkin ceritanya akan berbeda. Itulah segelintir contoh dakwah yang menggembirakan itu tadi.Menggembirakan itu bukan berarti mempermudah ajaran islam tapi makna sesungguhnya adalah bagaimana kita menemukan sebuah solusi yang menggembirakan ketika terjadi penyimpangan di tengah-tengah masyarakat.

Hendaklah kader IMM menjadi aktifis Islam yang memiliki semurni-murninya tauhid, setinggi tingginyai ilmu, dan secerdas cerdasnya menciptakan dakwah yang menggembirakan. Kita perlu mengingat ingat tujuan IMM ini supaya kita tidak lupa berdakwah di tengah-tengah umat. Ini adalah tugas kita bersama untuk menjadi kader yang berkemajuan untuk agama,bangsa dan persyerikatan. 

Syekh Al Bani pernah mengatkan sykurlah kita tidak disuruh untuk sampai ke ujung jalan dakwah, kita hanya disuruh mati di atasnya. Marilah kita sambut bulan ramadhan ini dengan kesungguhan hati dan keberharapan kepada Allah subhanal wata’ala. 

Semoga di bulan yang penuh suci ini kader-kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah mampu menjadi pilar utama dalam gerbong-gerbong dakwah di tengah masyarakat kota medan. Allahuakbar. (Penulis adalah: Ketua TKK PC IMM Kota Medan)

Komentar Anda

Berita Terkini