Tim Polres Tangkap Lepas 5 Pemain Judi

Harian 9 author photo
Sebuah Warung yang berdekatan dengan pabrik sawit tempat minum para supir truk menunggu antrian penimbangan buah sawit sambil minum kopi dan menjadi lokasi arena macam permainan judi. Yang sempat digerebek personel Sat Narkoba polres langkat dan tangkap lepas 5 pemain judi. (Foto: Hermansyah)


LANGKAT| HARIAN9
Satuan anggota personel Sat Res Narkoba polres Langkat mengadakan pengerebekan di sebuah warung dusun lingkungan II Bukit Rejo Kelurahan Tanjung Selamat Kecamatan Padang Tualang, Jumat (11/5) sekitar pukul 17 : 30 WIB.

Target sasaran anggota Sat narkoba di sebuah warung dekat pabrik sawit CCM yang sering dijadikan tempat arena perjudian jenis permainan kartu song atau kartu pes, kartu kiu-kiu dan putaran dadu gonjang kopiok.

Setiba personel narkoba sampai di TKP dengan menggunakan dua unit mobil, Langsung turun dan menyebar dengan melepaskan 4 letusan tembakan kearah udara, Sehingga para pemain judi lari ketakutan berhamburan seperti dikejar setan agar lepas dari tangkapan.

Menurut keterangan kasat narkoba AKP M. Yunus Tarigan kepada wartawan saat dikonfirmasi dalam ruangan kerjanya, Senin (14/5), ketika menanyakan masalah pengerebekan di arena lokasi perjudian di kecamatan Padang Tualang, Sebut wartawan, Kabarnya 5 orang tersangka pemain judi sudah lepas kasat.

"Kalau masalah 5 orang yang lepas kasus perjudian saya tidak tahu, Saya sudah serahkan berkas ke kasat Reskrim tanya aja langsung ke sana," ucap kasat narkoba pada wartawan.

"Kalau kalian tanya masalah 3 tersangka bernama Tua, Name dan Yono yang sudah tertangkap terlibat narkoba di TKP perjudian saat Itu, memang ada. Itu memang sesuai dengan bidang saya. Mereka baru saja ngaku semalam, Minggu (13/5) setelah melakukan pengetesan hasil urine.

Menyambung konfirmasi wartawan kepada Kanit pidum Zul Karnaen Ginting, dihari yang sama, Senin (14/5) di ruangan kerjanya, masalah pelepasan 5 orang berinisial Hendra, Ibrahim, Nanang, Gito, Ulim semua warga batu X Kelurahan Tanjung Selamat kecamatan Padang Tualang, kasus permainan judi, Jawabnya, kalau berkas sudah diserahkan ke Reskrim pasti sudah sampai ke tanganku, Ini berkas apa yang kami terima tidak ada berkas.

"Itu masalah kalian lagi sebagai media buat aja biar tahu kebenarannya," tandasnya.

Keterangan Nara sumber salah satu tokoh masyarakat warga setempat yang bisa dipercaya berinisial MS, Ucap Petugas kepolisian polres mengantungi barang bukti dari hasil tangkapan di lokasi lapak perjudian 2 bungkus sabu berisi 9 paket sabu ukuran klip kecil ditemukan tertutup di bawah tikar bayang (Amben) tempat duduk lapak para pemain judi dan juga ditemukan berserta bong alat memakai narkoba jenis sabu serta tiga unit sepeda motor Beat, Revo dan Vixion.

Pertanyaan personel kepada 8 orang pemain judi yang berhasil diciduk saat di lokasi penangkapan yang menyatakan ini barang milik siapa, mereka hanya diam tidak satu orang pun yang berani mengakui barang haram tersebut miliknya.

"Tidak mau menunggu begitu lama hingga memakan waktu jawaban dari para tersangka, petugas langsung membopong semua tersangka ke polres Langkat untuk melakukan pemerikan lebih lanjut," beber MS kepada wartawan saat dihubungi melalui via seluler, Selasa (15/5).

Hasil konfirmasi yang dikutip langsung dari pemilik Warung SR ketika didatangi wartawan ke TKP Selasa (15/5), Imbuhnya, Begitu personel masuk ke sini dengan mengunakan 2 unit mobil berhenti turun berpencar lalu melepaskan 4 kali tembakan keudara.

Mendengar suara letusan senjata para pemain judi lari berhamburan ketakutan seperti melihat hantu untuk menghindari tangkapan dari pihak kepolisian.

"Tidak hanya orang pemain judi saja yang terkejut dengan suara letusan senjata oknum tersebut,Via (3) anak saya terkejut ketakutan hingga pingsan sampai hari ini masih demam," cetusnya.

Kalau memang polisi penegak kebenaran kenapa 5 pemain judi yang ditangkap menginap satu malam sudah bisa pulang, 3 orang lagi masih sangkut mungkin kasusnya berat masalah narkoba.

Sudah berulang kali saya larang mereka jangan bermain judi Warung ini, Sempat saya marah pada orang tua hingga memakinya dengan ucapan kotor agar jangan lagi bermain judi. 

"Satu sampai tiga hari mereka tidak main, Giliran adik saya yang menjaga Warung mereka kembali tidak perduli dengan larangan saya dan melanjutkan permainan judi lagi," sambung SR pemilik Warung. (HS9)
Editor: Mardan H Siregar





Komentar Anda

Berita Terkini