173.379 Personil gabungan akan melakukan OPS.Ketupat tahun 2018

Harian 9 author photo
Kapolres Labuhanbatu AKBP. Frido.Situmorang  SH.SIK.sedang membacakan pidato Kapolri. (Foto: Thamrin Nasution) 


LABUHANBATU| HARIAN9
Apel gelar pasukan Ops ketupat Tahun 2018 di gelar dilapangan "IKA BINA" Rantauprapat, Rabu (06/06/18) yang juga dilaksanakan secara serentak diseluruh jajaran Polda selama 18 hari dimulai sejak tanggal 7-24  Juni 2018 yang melibatkan sebanyak 173.379 personil gabungan, dalam apel ini Kapolres Labuhanbatu AKBP. Frido Situmorang SH.SIK. membacakan pidato Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian.

Dari hasil evaluasi terhadap pelaksanaan Operasi Ramadhan Tahun 2017, setidaknya ada 4 (empat) potensi kerawanan yang harus diwaspadai, Pertama, Stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan, di Tahun 2018 ini masih berkisar pada masaalah distribusi pangan,upaya penimbunan oleh kelompok mafia pangan maupun perilaku negatif pelaku usaha yang menaikkan harga diatas harga yang ditetapkan.

Kedua, dinilai dari permasalahan kelancaran dan keselamatan aius mudik serta arus balik , untuk itu ditekankan kepada seluruh personil terutama dititik-titik rawan macet dan rawan kecelakaan agar benar-benar melakukan pemantauan secara cermat.

"Seluruh personil harus mengikuti strategi bertindak yang telah ditetapkan dengan baik serta.mengoptimalkan pelayanan," tegas Kapolres.

Potensi kerawanan ketiga, kata AKBP. Frido, seperti ancaman bencana alam dan gangguan Kamtibmas lainnya harus diantisipasi, seperti Curas, Curanmor, Copet, Pencurian rumah kosong, begal dan hipnotis dimintakan para Kasatwil dapat mengambil langkah preemtif maupun preventif yang diperlukan sehingga bisa menekan potensi yang ada serta berkoordinasi dengan Pihak Basarnas BMKG dan Pihak terkait lainnya untuk mengantisipasi potensi bencana alam.

Untuk potensi keempat, ini sangat penting sekali yakni masaalah ancaman tidak pidana Terorisme, untuk ini ditekankan kepada seluruh Kasatwil dapat meningkatkan kegiatan deteksi Intelijen yang diimbangi dengan upaya penegakan hukum secara tegas.

Lebih lanjut Kapolri memerintahkan agar seluruh personil dapat meningkatkan pengamanan ditempat ibadah, pusat keramaian, Mako Polri dengan melengkapi personil bersenjata sebagai pendampingan personil (Buddy sistem). 

Kata Kapolri saya perintahkan kepada seluruh jajaran untuk terus menerus meningkatkan kerja sama dengan rekan-rekan TNI dan stakelholder lainnya khususnya dalam mewujudkan Kamtibmas secara umum. (Trn9) 
Editor: Mardan H Siregar



Komentar Anda

Berita Terkini