Mendag: Harga Bapok Terkendali Hingga Hari Raya

Harian 9 author photo


PALANGKARAYA| HARIAN9
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menegaskan harga dan pasokan barang kebutuhan pokok (bapok) terkendali hingga Lebaran yang kurang dariseminggu lagi. Hal ini disampaikan Mendag Enggar saat meninjau pasar rakyat di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Sabtu (9/6).

“Secara keseluruhan semua harga stabil, tidak ada soal. Harga bapok seperti bawang merah, bawang putih, dan gula juga tidak ada soal. Beras Bulog dijual dengan harga Rp.9.450/kg. Kementerian Perdagangan akan terus menjaga agar harga stabil dan pasokan cukup saat Lebaran,” ungkapnya saat peninjauan.

Dalam kunjungan kali ini, Enggar blusukan ke Pasar Besar dan Pasar Kahayan, Kota Palangkaraya. Pantauan di kedua pasar menunjukkan beras medium Bulog dijual di harga Rp.9.450/kg. 

Harga ini lebih rendah dari harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah untuk wilayah Kalimantan, yaitu sebesar Rp.9.950/kg. 

Begitu juga dengan beras premium, rata-rata dijual dengan harga Rp.13.000/kg. HET untuk beras premium di wilayah Kalimantan adalah Rp.13.300/kg.

Pemerintah mengatur harga penjualan beras di tingkat konsumen dengan instrumen HET melalui Permendag Nomor 57/M-DAG/PER/8/2017 tentang Penetapan Harga Eceran Tertinggi Beras. Dikatakannya, tidak ada masalah jika dijual di bawah HET.

Selain itu, harga gula pasir juga terpantau di jual di bawah HET gula, yaitu Rp.12.000/kg (HET gula Rp.12.500/kg). Bawang merah Rp.38.000/kg, bawang putih Rp.31.000/kg, dan tepung terigu Rp.9.000/kg. 

Diharapkannya, stabilitas harga ini dapat membuat masyarakat menjalankan ibadah puasa dengan tenang, tidak perlu terjadi kepanikan membeli.

Sementara itu, daging ayam terpantau di harga Rp.42.000/kg. Untuk menekan harga ayam, Enggar mengatakan telah berkoordinasi dengan integrator untuk memasok daging ayam ke pasar. Hal ini bertujuan untuk menjaga stabilitas harga daging ayam.

Di sisi lain, daging sapi segar terpantau stabil dengan harga jual Rp.120.000/kg. Namun, ada kenaikan permintaan untuk daging beku yang dijual dengan harga Rp.80.000/kg. 

“Daging beku penjualannya meningkat. Ini salah satu cara untuk stabilisasi harga. Masyarakat mendapatkan pilihan, dapat membeli daging segar atau daging beku,” katanya.

Mengantisipasi hari raya yang semakin dekat, Kemendag terus mengintensifkan pantauan pasar ke sejumlah daerah di Indonesia hingga Lebaran nanti. Enggar pun turun langsung ke pasar-pasar rakyat di Kalimantan dan Sulawesi untuk memantau harga hingga menjelang Lebaran. 

Setelah Palangkaraya, Mendag Enggar dijadwalkan meninjau pasar di Palu, Kendari dan Makassar. (rel/03)
Editor: Mardan H Siregar

Komentar Anda

Berita Terkini