Polres Tapsel Siapkan Penembak Jitu Di Lokasi Rawan Kriminalitas

Harian 9 author photo
Kapolres Tapsel AKBP. M Iqbal, S.IK, MSi menyematkan tanda operasi pada upacara gelar pasukan Operasi Ketupat Toba Tahun 2018 di Halaman Mapolres Tapsel, Rabu (6/6). (Foto: Riswandy)


TAPSEL| HARIAN9
Demi kenyamanan dan keamanan masyarakat dari gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) dalam melaksanakan perayaan Idul Fitri 1439 H tahun 2018, Kepolisian Resort (Polres) Tapanuli Selatan (Tapsel) menyiapkan penembak jitu (sniper) yang ditempatkan dilokasi rawan kriminalitas di wilayah hukum Polres Tapsel.

“Kita telah siagakan personil terlatih tim penembak jitu di sejumlah titik rawan kriminalitas, sehingga masyarakat yang merayakan Idul Ftri khusunya bagi para pemudik di jalur lintas maupun masyarakat yang memanfaatkan liburan, tidak terganggu oleh oknum-oknum pelaku kejahatan,“ tegas Kapolres Tapsel AKBP. M. Iqbal, S.IK, MSi didampingi Kabag Ops AKP. Jumanto usai gelar pasukan Operasi Ketupat Toba Tahun 2018 di Halaman Mapolres Tapsel, Rabu (6/6).

Apel gelar pasukan tersebut dipimpin Irup Kapolres Tapsel AKBP. M. Iqbal, S.IK, MSi, dihadiri Wakil Bupati Tapsel Ir. H. Aswin Efendi Siregar, MM, mewakili Dandim 0212/TS, Dansat Brimob Detacement C Tapsel, Danyon 123/RW, para Kabag, Kasat, Kapolsek sejajaran Polres Tapsel.

Menurut Iqbal, sesuai perintah dari Kapolri Tito Karnavian, ada beberapa prediksi gangguan Kamtibmas yang harus diantisipasi diantaranya terorisme, radikalisme, sabotase, penyalahgunaan narkoba, pesta miras, pengrusakan fasilitas umum, aksi kriminalitas seperti curat, curas curanmor, tawuran antar kelompok, kemacatan dan kecelakaan lalulintas.

“Untuk mengamtisipasi hak itu, kami menyiapkan sniper yang terlatih dan telah memiliki kompetensi untuk melakukan upaya-upaya tindaka paksa bila harus dilakukan terhadap pelaku kejahatan di jalan raya,” katanya.

Selain itu katanya, personil yang dilibatkan dalam Pengamanan (PAM) Idul Fitri dalam rangka Operasi Ketupat Toba, juga tergabung dalam instansi terkait seperti, Brimob, TNI, Polisi Militer (PM), Satuan Polisi (Satpol) Pamong Praja (PP), Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan petugas pemadam kebakaran (Damkar) dari tiga daerah di wilayah hukum Polres Tapsel meliputi Kabupaten Tapsel, Paluta dan Palas.

“Untuk personil Polres Tapsel sendiri, yang terlibat PAM ini sebanyak 540 personil dari seluruh Satuan Fungsi, ditambah bantuan personil dari TNI, Brimob, tim Kesehatan dari tiga daerah, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar), BPBD, PU, Satpol PP, yang kesemuanya kita siagakan untuk PAM Idul Fitri,“ paparnya.

Kapolres juga menekankan agar seluruh personel bersiap siaga selalu dalam memberikan keamanan dan pelayanan kepada masyarakat, sehingga masyarakat dapat melaksanakan Idul Fitri secara aman dan nyaman.

“Dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Toba Tahun 2018 ini, seluruh personel dapat menyiapkan fisik dan mentalnya untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,“ jelas Kapolres.

Selain itu, Polres Tapsel juga menyiapkan sejumlah Pos PAM yang terbagi dalam dua jenis pos yakni pos pengamanan dan pos pelayanan. Untuk pos PAM ada di lima titik yakni di Halongonan Kabupaten Paluta, di Sipirok kabupaten Tapsel, di Parsariran Kecamatan Batang Toru Kabupaten Tapsel, di Aek Sijornih Kecamatan Batang Angkola Kabupaten Tapsel dan di Hutaraja Tinggi dan Sosa Kabupaten Palas. Sedangkan pos pelayanan ada di Sipirok tepatnya di Mako Brinob Detassemen C Tapsel.

“Daerah rawan di wilayah hukum Polres Tapsel, berdasarkan pemetaan kerawanan wilayah ada beberapa daerah rawan seperti kerawanan kecelakaan lalu lintas ada dijalur lintas. Sedangkan, di tempat wisata ada dua lokasi yang cukup rawan yakni di Aek Sijornih dan Parsariran, Batang Toru,“ tandasnya.

Kapolres juga mengimbau agar anggota Polri bisa bekerja dengan penuh rasa tanggungjawab. Kepada masyarakat juga diharapkan agar menjalankan ibadah keagamaan dengan sebaik-baiknya, sebab Polri sudah ditugaskan untuk memberikan keamanan kepada masyarakat dalam beribadah.

“Bagi masyarakat yang ingin menikmati masa liburan dan merayakan kegembiraan, diharapkan tetap mematuhi aturan yang ada untuk menjaga Kamtibmas, agar tidak terjadi hal-hal yang merugikan masyarakat,“ himbau Iqbal, seraya menyatakan Operasi Ketupat Toba ini berlangsung selama 14 hari dimuali dari tanggal 7 Juni sampai 24 Juni 2018.  

Upacara ditandai pemasangan pita operasi oleh Kapolres Tapsel kepada masing-masing perwakilan dari Polres Tapsel, TNI, Dishub dan Satpol PP. (Wan9)
Editor: Mardan H Siregar


Komentar Anda

Berita Terkini