CNI Gelar Seminar Kesehatan Pencegahan Kanker di Tiga Kota

Harian 9 author photo
Seminar Kesehatan Tentang Pencegahan Kanker yang diadakan oleh CNI di Medan (Foto: Jaenal)

MEDAN| HARIAN9
Berdasarkan data World Health Organization (WHO) menyebutkan pada tahun 2012, terdapat 14 juta kasus baru dan 8.2 juta orang meninggal dunia karena kanker. Dan diperkirakan akan meningkat menjadi 24 juta di tahun 2035. 

Menurut data GLOBOCAN tahun 2008, sebuah badan penelitian kanker internasional dibawah WHO, dikutip dari Global Cancer Statistics (2011), tingkat kejadian kanker di Asia Tenggara adalah yang tertinggi di antara negara-negara di seluruh dunia, dengan Indonesia masuk di peringkat teratas bersama Malaysia dan Singapura. 

Bercermin dari data ini, PT Citra Nusa Insan Cemerlang (CNI) sebagai salah satu perusahaan MLM yang berdiri sejak tahun 1986 turut membantu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Indonesia dengan konsisten menyediakan produk berkualitas untuk kesehatan berupa produk suplemen kesehatan. Disamping itu, kali ini CNI menggelar kesehatan seminar kesehatan yang digelar di tiga kota yakni, Makassar, Medan dan terakhir di Jakarta dengan menghadirkan Pakar Bioteknologi, Biologi dan Nutrisi dari National Chung Hsing University Taiwan, Prof Chau Chi Fai ke Medan.

Prof Chau mengungkapkan,bahwa penyebab kanker sampai hari ini belum bisa diketahui dengan pasti, namun ada faktor-faktor yang mempengaruhi seseorang beresiko terkena Kanker. Menurut WHO, 30% hingga 50% kejadian Kanker bisa dicegah. Faktor-faktor apa saja yang bisa dikontrol salah satunya adalah pola makan dan gaya hidup.

“Zat-zat nutrisi tertentu akan berhubungan dengan faktor resiko kejadian Kanker. Bukti klinis serta mekanismenya dalam tubuh keterkaitan antara pola konsumsi makanan tertentu dengan faktor resiko kejadian Kanker. Salah satu contoh hasil penelitian saya adalah pada sumber pangan biji-bijian (whole grain) yang baik untuk mengontrol level berat badan dan melalui teknologi pangan, pengolahannya tidak merusak enzim yang baik digunakan oleh tubuh,” jelasnya dalam seminar kesehatan CNI dengan campaign #CNIAgainstCancer yang bertema Diet, Nutrition, & Cancer Prevention, Sabtu (28/7/2018) di Medan.

Dalam kesempatan ini Profesor yang telah berkiprah di bidang Ilmu Pangan dan Bioteknologi selama 20 tahun ini juga memaparkan diet sehat yang bisa mengubah pola hidup dan minum suplemen yang tepat bisa mencegah perkembangan kanker.

“Sangatlah penting untuk mengamati segala perubahan tak wajar yang timbul pada tubuh agar kanker bisa dideteksi lebih dini. Semakin dini mendapati keanehan, maka peluang untuk sembuh juga makin besar,” terangnya.

Chew Say Loo selaku Executive Director CNI Group mengemukakan CNI memiliki suplemen kesehatan yang baik untuk penderita kanker. Menurut ya Sun Chlorella Agaricus Suplemen antikanker yang mengandung Agaricus blazei Murril yaitu sejenis jamur yang terbukti bermanfaat sebagai antikanker. 

Jamur ini ditemukan oleh Dr. |nosuke lwade (Prof. di Dept Pertanian, Mie University, Jepang) dan dibudidayakan oleh Dr. Hitoshi lto (Direktur The Research Institute of Fungal Pharmacology di Jepang) yang memiliki hak paten sebagai formula original karena tidak semua Agaricus memiliki efek anti kanker. 

“Sun Chlorella Agaricus adalah suplemen yang dapat membantu melawan sel kanker namun tindakan seperti radiasi, operasi atau kemoterapi sebaiknya tetap dilakukan. Dengan tambahan Chlorella Growth Factor (CGF), Sun Chlorella Agaricus menjadi suplemen antikanker yang aman untuk sel normal yang sehat berbeda dengan obat kanker umumnya yang tidak hanya membunuh sel kanker tapi juga membunuh sel normal yang sehat,” imbuhnya.

Selain itu, manfaat Sun Chlorella Agaricus adalah menyerang dan menghancurkan sel kanker dengan meningkatkan Natural Killer Cell. Mengoptimalkan hasil kerja obat dan terapi kanker seperti kemoterapi atau radioterapi. Mengurangi efek samping dari terapi kanker seperti muntah, kehilangan nafsu makan, dan kerontokan rambut, serta membantu memperbaiki sel-sel yang rusak.

“Jadi bila pasien diberikan obat dokter (diluar kemoterapi), maka obat tersebut harus diminum sesuai anjuran dan diberi selang waktu 2-3 jam dengan konsumsi Sun Chlorella Agaricus,” pungkasnya.(jae9)





Komentar Anda

Berita Terkini