Dana Rp. 500 juta Korupsi Tersangka Irwandi itu, Akan Dipakai Untuk Keperluan Event STAM

Harian 9 author photo


ACEH| HARIAN9
Gubernur Aceh Irwandi Yusuf dijadikan tersangka korupsi senilai Rp 500 juta dari Rp 1,5 milyar oleh KPK.  Namun dana itu ternyata hendak dipakai untuk keperluan event sport tourism Aceh Marathon (STAM)  yang akan di laksanakan di Sabang tahun 2018.

“Sementara uang yang disetor ke beberapa rekening tersebut diduga digunakan untuk pembayaran medali dan pakaian kegiatan Aceh Marathon 2018 di Sabang,” ujar Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan dalam jumpa pers di kantornya.

Sebelum ditangkap pihak KPK, Gubernur Aceh Irwandi Yusuf berangkat ke Sabang untuk memimpin rapat masalah Aceh Marathon di Kota Sabang. 

Ikut hadir dalam rapat itu Steffy Burase yang disebut sebagai pihak event organizer. Sebelumnya, Jubir Pemerintah Aceh menyebut posisi Steffy Burase sebagai bagian dari panitia pelaksana yang membantu kegiatan promosi Aceh Marathon.

Steffy juga sempat disebut sebagai tenaga tim asistensi gubernur. “Tapi untuk kepastiaannya saya cek dulu ya, ” kata Jubir Pemerintah Aceh.

Melalui website LPSE juga terbaca ada lelang untuk paket Aceh Marathon dengan pagu anggaran senilai 2,7 m dari APBN. Sampai saat ini sudah ada 59 peserta. Lelang itu untuk mencari event organizer, padahal di dalam website sudah tercantum PT Erol Perkasa Mandiri sebagai organizer.

Dalam rapat Aceh Marathon 2018 di Sabang, Selasa (3/7/2018) Irwandi meminta kepada semua pihak yang hadir harus menjadikan marathon itu sebagai event terbesar dan terbaik pertama terjadi di bumi Aceh.

Sepulang dari Sabang Irwandi lalu ditangkap oleh KPK, dan setelah melakukan pemeriksaan di Polda, Irwandi kemudian dibawa ke Jakarta juga untuk menjalani pemeriksaan, dan akhirnya ditetapkan sebagai tersangka bersama dengan Ahmadi, Bupati Bener Meriah dan juga Hendri Yuzal dan Syaiful.
Komentar Anda

Berita Terkini