Pimpinan Umum, Pimpinan Redaksi Beserta Seluruh Jajaran wartawan dan staf HARIAN9, Mengucapkan Selamat Sukses Atas Terbentuknya PD BARUPAS KOTA MEDAN Pimpinan Umum, Pimpinan Redaksi Beserta Seluruh Jajaran wartawan dan staf HARIAN9, Mengucapkan Selamat Kepada Saudara Ir. KHAIRI AMRI Atas Terpilih Menjadi KETUA PW BARUPAS SUMATERA UTARA PERIODE 2018 - 2023

FK USU LAKUKAN LITBANG HUTAN MANGROVE

Harian 9 author photo
Terlihat dalam gambar Kepala Pemerintahan Desa Lubuk Kertang Zul Insan berbaju merah jambu diapit Yunus Afifuddin, S.HUT.,MSI (tengah) dosen Fakultas Kehutanan dan tokoh masyarakat dengan latar belakang mahasiswa Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara. (Foto: Adam Malikra)


BRANDAN BARAT| HARIAN9
Sekira 129 Mahasiswa semester V Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara (USU) melakukan penelitian dan pengembangan (LITBANG) hutan mangrove di Desa Lubuk Kertang Kecamatan Brandan Barat Kabupaten Langkat.

Hal ini disampaikan Kepala Pemerintahan Desa Lubuk Kertang Zul Insan kepada Harian9, Kamis(19/7). Menurutnya Kegiatan Mahasiswa Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara dimulai tanggal 10 sampai dengan 19 Juli 2018, diikuti 129 rombongan mahasiswa Fakultas Kehutanan berjumlah 121 orang, asisten dosen 6 orang dan 2 orang Dosen.

Lebih lanjut Kepala Desa Lubuk Kertang yang sering disapa warga dengan panggilan Zul juga menjelaskan bahwa luas hutan mangrove Desa Lubuk Kertang seluas 1200 hektar yang merupakan hutan register 8/LA. Padahal sebelumnya hutan mangrove Registrasi 8/LA pada tahun 2009 rusak parah akibat berubah menjadi lahan sawit.

"Kini di Desa Lubuk Kertang sudah menjadi ekowisata karena memilki daya tarik bagi warga Kabupaten Langkat  untuk menikmati suasana alam hutan mangrove tersebut," jelas Zul Insan.

Ditempat terpisah Dosen Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara Yunus Afifuddin, S.HUT., MSI yang merupakan Ketua tim Praktikum pengenalan ekosistem hutan mangrove ketika dikonfirmasi Harian9, mengatakan tujuan diadakannya Praktikum untuk memberikan pengetahuan kepada mahasiswa semester V agar lebih mengenal dari dekat Ekosistem hutan mangrove.

Kemudian hasil Praktekum dari penelitian dan pengembangan biodeversi mangrove juga untuk mengetahui satwa liar seperti burung migran, monyet, ular dan satwa air lainnya.

"Selain di Desa Lubuk Kertang, rencananya Desa pesisir pantai lainnya seperti Secanggang juga akan kita adakan Litbang hutang mangrove ,karena setiap tahun mahasiswa akan melakukan Praktekum hutan mangrove," papar Yunus Alumni IPB tahun 2000. (Adam9)
Editor: Mardan H Siregar


Komentar Anda

Berita Terkini