Pimpinan Umum, Pimpinan Redaksi Beserta Seluruh Jajaran wartawan dan staf HARIAN9, Mengucapkan Selamat Sukses Atas Terbentuknya PD BARUPAS KOTA MEDAN Pimpinan Umum, Pimpinan Redaksi Beserta Seluruh Jajaran wartawan dan staf HARIAN9, Mengucapkan Selamat Kepada Saudara Ir. KHAIRI AMRI Atas Terpilih Menjadi KETUA PW BARUPAS SUMATERA UTARA PERIODE 2018 - 2023

Fluktuasi Harga Tambang Internasional Pengaruhi HPE Periode Agustus 2018

Harian 9 author photo


JAKARTA| HARIAN9
Penetapan Harga Patokan Ekspor (HPE) produk pertambangan yang dikenakan Bea Keluar (BK) pada periode Agustus 2018 menurun dibandingkan periode Juli 2018.

Penurunan ini diindikasikan terjadi akibat pengaruh penurunan harga internasional produk pertambangan di pasar internasional. Ketentuan HPE ini ditetapkan dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 79 Tahun 2018 pada 25 Juli 2018.

"Semua HPE produk pertambangan mengalami penurunan. Hal ini disebabkan adanya penurunan harga internasional untuk produk pertambangan, salah satunya akibat perang dagang antara AS dengan China," kata Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Oke Nurwan.

Sejumlah produk pertambangan yang dikenakan BK adalah konsentrat tembaga, konsentrat besi, konsentrat besi laterit, konsentrat pasir besi, pellet konsentrat pasir besi, konsentrat mangan, konsentrat timbal, konsentrat seng, konsentrat ilmenit, konsentrat rutil, nikel, dan bauksit yang telah dilakukan pencucian.

Perhitungan harga dasar HPE untuk komoditas konsentrat besi, konsentrat besi laterit, konsentrat pasir besi, konsentrat mangan, konsentrat ilmenit, dan konsentrat rutil bersumber dari Asian Metal. 

Sedangkan konsentrat tembaga, pellet konsentrat pasir besi, konsentrat timbal, konsentrat seng, nikel, dan bauksit bersumber dari London Metal Exchange (LME).

Dibandingkan periode sebelumnya, penurunan HPE dialami oleh seluruh produk di periode Agustus 2018. Konsentrat tembaga (Cu ≥ 15%) pada periode Agustus 2018 ditetapkan dengan harga rata-rata USD.2.299,41 atau turun sebesar 6,33 persen, konsentrat besi (hematit, magnetit) (Fe ≥ 62%) dengan harga rata-rata USD.43,95 atau turun sebesar 1,17 persen, konsentrat besi laterit (gutit, hematit, magnetit) dengan kadar (Fe ≥ 50% dan (Al2O3 + SiO3) ≥ 10%) dengan harga rata-rata USD.22,46 atau turun sebesar 1,17%, konsentrat mangan (Mn ≥ 49%) dengan harga rata-rata USD.310,00 atau turun sebesar 0,85 persen, konsentrat timbal (Pb ≥ 56%) dengan harga rata-rata USD.967,07 atau turun sebesar 7,20 persen, konsentrat seng (Zn ≥ 51%) dengan harga rata-rata USD.756,41 atau turun sebesar 17,05 persen, konsentrat pasir besi (lamela magnetit-ilmenit) (Fe ≥ 56%) dengan harga rata-rata USD.26,24 atau turun sebesar 1,17 persen, konsentrat ilmenit (TiO2 ≥ 45%) dengan harga rata-rata USD.203,86 atau turun sebesar 5,71 persen, konsentrat rutil (TiO2 ≥ 90%) dengan harga ratarata USD.931,05 atau turun sebesar 4,37 persen, nikel (Ni < 1,7%) dengan harga rata-rata USD.20,62 atau turun sebesar 5,45 persen dan bauksit (Al2O3 ≥ 42%) dengan harga rata-rata USD.28,84 atau turun sebesar 6,21 persen.

Sementara itu, pellet konsentrat pasir besi (lamela magnetit-ilmenit) (Fe ≥ 54) tidak mengalami perubahan.

Menurut Oke, penetapan HPE periode Agustus 2018 ini ditetapkan setelah memperhatikan berbagai masukan tertulis dan koordinasi dari berbagai instansi terkait.

Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 79 Tahun 2018 tentang Penetapan Harga Patokan Ekspor Atas Produk Pertambangan yang Dikenakan Bea Keluar dapat diunduh melalui http://jdih.kemendag.go.id/backendx/image/regulasi/30180703_permendag_nomor_79_tahun_2018_1.PDF. (rel/03)
Editor: Mardan H Siregar 
Komentar Anda

Berita Terkini