Pancasila Penuntun Kehidupan Bernegara

Harian 9 author photo
Menkeu Sri Mulyani Indrawati memberikan sambutan dalam acara Seminar Nasional Ekonomi Pasar Pancasila di Hotel Le Meridien (03/06). (Foto: kemenkeu)

JAKARTA| HARIAN9
Dalam kegiatan Seminar Nasional Ekonomi Pasar Pancasila: Jalan Baru Ekonomi Indonesia, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan bahwa topik ini sangat relevan dan aktual untuk menyikapi kondisi perekonomian saat ini. 

Sebagai ideologi dan falsafah, Pancasila memiliki nilai-nilai yang harus dipahami agar dapat terus menjadi penuntun kehidupan bernegara.

"Oleh karena itu, dalam instrumen APBN mencoba untuk mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila dalam desain fiskal kita. Contohnya pajak, mereka yang berpendapatan tinggi masuk dalam bracket tinggi maka income taxnya paling tinggi yaitu 35%. Mereka yang menengah masuk dalam bracket menengah maka membayar 15 persen. Mereka yang miskin tidak bayar pajak bahkan diberi uang oleh pemerintah baik dalam bentuk subsidi ataupun cash transfer," jelasnya di Hotel Le Meridien, Selasa (3/06).

Dituturkannya, dalam ekonomi harga menjadi faktor penting pada mekanisme pasar. Customer berusaha mendapatkan barang/jasa dengan harga yang rendah. Untuk memenuhi permintaan tersebut, produsen pun berusaha memproduksi barang/jasa dengan harga yang murah.

Hal itu kemudian menurutnya, seringkali menyebabkan terjadinya eksploitasi baik buruh ataupun cara memperoleh bahan baku. 

Oleh karena itu, peran pemerintah untuk memberikan edukasi dan informasi sangat penting agar customer dan produsen dapat bertindak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

"Masyarakat seharusnya menunjukkan preferensinya sehingga Indonesia tidak menjadi lahan bagi produk-produk yang dihasilkan melalui suatu proses yang tidak sesuai dengan value pancasila," jelasnya.

Terakhir, disampaikannya, topik ini akan terus menerus relevan sepanjang masa. Namun untuk membuat hal itu menjadi aktual, relevan, dan berguna Pemerintah serta masyarakat harus mempertajam pemikiran agar bisa konsisten dengan nafas Pancasila.

"Kami, Kemenkeu, akan berusaha mengelola keuangan negara dan APBN konsisten sesuai nilai-nilai yang dianut Indonesia, yaitu Pancasila," tutupnya. (kemenkeu/03)
Editor: Mardan H Siregar



Komentar Anda

Berita Terkini