Pimpinan Umum, Pimpinan Redaksi Beserta Seluruh Jajaran wartawan dan staf HARIAN9, Mengucapkan Selamat Sukses Atas Terbentuknya PD BARUPAS KOTA MEDAN Pimpinan Umum, Pimpinan Redaksi Beserta Seluruh Jajaran wartawan dan staf HARIAN9, Mengucapkan Selamat Kepada Saudara Ir. KHAIRI AMRI Atas Terpilih Menjadi KETUA PW BARUPAS SUMATERA UTARA PERIODE 2018 - 2023

Sikap Tenang Dan Tegas Dua Danramil Kodim 0104/Atim Menyelesaikan Sengketa Diwilayah Binaan

Harian 9 author photo



ACEH TIMUR| HARIAN9
Kekompakan dan saling bekerjasama disatuan Tugas demi mewujudkan dalam mempermudah disetiap permaslahaan yang dihadapi terutama ditengah - Tengah masyarakat agar dapat terselesaikan dengan baik, Terlihat dari Dua Anggota TNI AD yang menjabat sebagai Danramil jajaran Kodim 0104/Aceh Timur Diantaranya Danramil 04/Peureulak Kota Kapten Inf Hamdani dan Danramil 13/Peureulak Timur Kodim 0104/Aceh Kapten Inf M Yusuf R bersinergi dalam menghadiri acara temu fakat dalam hal penyelesaian sebuah permasalahan yang timbul ditengah - Tengah Masyarakat terkait sengketa tanaman pelasma dengan pihak perusahaan Perkebunan PT P.3, pertemuan Mufakat tersebut yang berlangsung tepatnya diKantor Kecamatan Peureulak Kota Aceh Timur, Senin (23/7/2018).

Selanjutnya, Faisal selaku Camat peureulak Kota yang memfasilitasi sebuah Tempat guna terlaksananya dalam penyelesaian hal sengketa tersebut yang menjadi sebuah agenda utama demi tercapainya solusi yang baik turut dihadiri oleh Kapolsek Peureulak Kota AKP Simson Purba, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Timur Wandi, Papam P-3 Robet, Menejer Perusahaan  P3 yang diwakili oleh Pasaribu, satu regu dari satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Aceh Timur dan sebanyak 75 orang pewakilan masyarakat Peureulak Kota, Peureulak Timur dan Bayen yang memiliki tanaman di areal pelasma tersebut.

Selain itu, Areal pertanian milik perusahaan PT. perkebunan P-3 luas wilayah dari Peureulak Timur hingga Peureulak Kota,  maka dalam hal ini termasuk wilayah binaan dari Danramil 13/Plkt dan Danramil 04/Peureulak Kota, menurut mereka permasalahan muncul dari adanya tanaman pelasma yang di garap oleh masyarakat di areal perkebunan P-3  telah mengggangu oprasional perkebunan P 3 sehingga timbul Permasalahan sangat besar yang harus di selesaikan secara musyawarah dan mufakat agar tidak menimbulkan Kericuhan antara masyarakat dengan pihak perkebunan P-3. "Tegas salah satu Danramil"

"Dalam hal ini posisi kami selaku Danramil adalah sebagai penengah antara Perkebunan P-3 dengan pihak masyarakat sehingga tidak terjadi suatu konflik yang dapat merugikan serta menimbulkan situasi buruk di wilayah binaan kami, karena dengan cara kekerasan tidak akan menyelesaikan masalah dan bahkan akan timbul masalah baru sehingga menambah masalah pula " tambah Danramil lagi"

Dari Hasil pantauan yang dilakukan, Himbauan yang diutarakan oleh salah satu Danramil  mengatakan "Jalan keluar dari setiap masalah sudah tentu ada, tinggal lagi hanya mau atau tidaknya kita untuk saling mengerti satu dengan yang lain, Sehingga faham langkah yang terbaik dipilih sesuai dengan hukum yang berlaku di Negara Indonesia ini " himbau Danramil"

"Jika kita hanya mementingkan egoisme diri sendiri saja dan tidak benar penempatan dari segi hak dan kewajiban mungkin hidup selalu diwarnai dengan permasalahan, hal itu dapat kita rasakan sendiri di seputaran lingkungan keluarga, marilah kita selesaikan masalah dengan hati yang dingin sehingga masalah dapat terselesaikan " Tambah Danramil dengan tenang dan tegas"

Disamping itu, Adapun tanya jawab serta perdebatan dari pihak masyarakat temu fakat selesai hingga sore hari dan berjalan dengan lancar serta aman. (Andi9).

Komentar Anda

Berita Terkini