Pimpinan Umum, Pimpinan Redaksi Beserta Seluruh Jajaran wartawan dan staf HARIAN9, Mengucapkan Selamat Sukses Atas Terbentuknya PD BARUPAS KOTA MEDAN Pimpinan Umum, Pimpinan Redaksi Beserta Seluruh Jajaran wartawan dan staf HARIAN9, Mengucapkan Selamat Kepada Saudara Ir. KHAIRI AMRI Atas Terpilih Menjadi KETUA PW BARUPAS SUMATERA UTARA PERIODE 2018 - 2023

Spesialis Jambret Medan Baru Dihadiahi Timah Panas

Harian 9 author photo



MEDAN, HARIAN9


Personil Reserse kriminal (Reskrim) Polsek Medan Baru berhasil mengungkap kasus pelaku pencurian dan kekerasan (curas) dengan mengamankan empat orang pria dan satu orang wanita penadah barang hasil curian tersebut.
Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah H. Tobing, SH, SIK, MH, didampingi Wakapolsek AKP Sangkot Simare-mare, SH, MH, dan Kanit Reskrim Iptu M. Said Husein, SIK, membenarkan hal tersebut ketika Press Release kepada Wartawan di Halaman Apel Mapolsek Jalan Nibung Utama No. 1 Medan, Rabu (25/7/2018) siang.

"Yang pertama pelaku jambret kita amankan dua orang pada, Minggu (22/7/2018) pukul 23.30 WIB, dengan tersangka, Marko Oktavianus Sagala (23) warga Jalan Pabrik Tenun No. 96 Kelurahan Sei Putih Tengah Kecamatan Medan Petisah/Jalan Parang IV Gang Purba Kelurahan Kwala Bekala Kecamatan Medan Johor dan Aditya Ardiansyah (21) warga Jalan Belanga No. 12 - E Kelurahan Sei Putih Tengah Kecamatan Medan Petisah,” kata Kapolsek Medan Baru.

Penangkapan pelaku, lanjut Kapolsek atas Laporan korban dengan No : LP /887/VII/2018/ SU/Polrestabes Medan/Sek Medan Baru tanggal 22 Juli 2018.

"Kejadiannya di Jalan Kolonel Yos Sudarso Komplek Brayan Prima Blok C No. 1 Medan pada, Minggu (22/7/2018) sekira pukul 12.18 WIB," urai mantan Kapolsek Medan Kota.

Awal Peristiwa itu, bermula saat pacar korban memesan makanan lewat Aplikasi Grab dengan menggunakan Handphone Samsung Galaxy Note 8, warna Orchid Gray No. Hp 08116577868 No. IMEI 1 .352014090469771.

Setelah korban ditelephone Driver Grab bahwasanya sudah mau sampe makanan dan akhirnya korban keluar rumah untuk menjemput pesanan makanannya tersebut. Namun, tiba-tiba datang dua orang pelaku langsung merampas handphone yang ditangan korban . 
Melihat hal kejadian itu, korban berusaha mengejar pelaku dan pada saat pengejaran handphone pelaku terjatuh dan langsung di amankan korban.

“Atas peristiwa itu, korban melaporkannya ke Polsek Medan Baru dan petugas langsung melakukan penyelidikan dan berhasil diketahui keberadaan seorang pelaku bernama Marko Oktavianus Sagala ,” pungkas Martuasah Tobing.

Berdasarkan informasi tersebut, personil Reskrim Polsek Medan Baru langsung melakukan pengejaran dan penangkapan. Hasil interogasi diketahui pelaku lainnya, Aditya Ardiansyah berada di seputaran Jalan Belanga. menindaklanjuti hal tersebut langsung dilakukan pengejaran sehingga pelaku kedua dapat ditangkap.  
"Berdasarkan interogasi terhadap pelaku, Aditya bahwa barang korban yang diambil sudah di jual kepada seorang perempuan di Jalan Taruma Kampung Sejahtera/ Kampung Kubur. Dan langsung dilakukan pengejaran dan berhasil menyita barang milik korban dan pembeli diamankan ke Polsek Medan Baru,” terang Tobing yang saat itu juga didampingi Panit I Reskrim Iptu Dwikora Tarigan, SH, MH dan Panit II Rekrim Ipda Immanuel Ginting, SH, serta Kasi Humas Aipda Ayatullah, SH.

Lanjut Martuasah, pada saat pengembangan, Aditya Ardiansyah berusaha melawan petugas dan melarikan diri sehingga diberikan tembakan peringatan namun pelaku tidak mengindahkan sehingga dilumpuhkan dengan menembak kedua kakinya dengan timah panas.

Selanjutnya pelaku dibawa ke RS Bhayangkara untuk diberikan pertolongan medis, kemudian diboyong ke Polsek Medan Baru untuk penyidikan lebih lanjut.
Hasil introgasi kepada Adit sudah beberapa kali dilakukan penjambretan di wilayah hukum Polsek Medan Baru diantaranya, di Jalan Kol Yos Sudarso Komplek Berayan Prima Blok C No. 1 Medan tanggal 22 Juli 2018 sesuai dengan LP/887/VII/2018/SU/Polrestabes Medan/Sek Medan Baru.

Kemudian jambret di Jalan Punak Simpang PWS pada awal Juli 2018. Pelaku mengambil handphone Android Merk Samsung warna putih.

Selanjutnya melakukan tindak pidana penggelapan sepeda motor di Jalan Ayahanda/ RS. Royal Prima. Lalu melakukan tindak pidana Jambret di Jalan Ayahanda pada awal Juni 2018,
pelaku mengambil handphone samsung lipat.

Lalu menjambret di Jalan Gatot Subroto depan Yayasan Perguruan Panca Budi pada, Mei 2018 dan pelaku mengambil handphone Android.

Kemudian, menjambret di Jalan Ringroad depan Indomart pada, Maret 2018, pelaku mengambil handphone Android.
Sedangkan di Jalan Iskandar Muda Baru pada, Maret 2018, tersangka menjambret handphone merk Samsung dan melakukan penggelapan Sepeda Motor Honda Beat warna merah pada Bulan Juni 2018.

"Barang bukti kita amankan berupa 1 unit Sepeda Motor Honda Beat Hitam Les Merah BK 6177 AGT dan 1 unit Handphone Samsung Note 8,” terang mantan Kasat Reskrim Polres Deli Serdang.

Sementara itu, Kompol Martuasah Tobing menerangkan, pada Selasa (24/7/2018) sekira pukul 17.00 WIB diamankan dua orang pelaku curas (Jambret) ata laporan korban dengan No : LP/ 90/VII/2018/SU/ Polrestabes Medan/ Sek Medan Baru.

"Pelaku bernama Noki Suhendra (30) warga Jalan Jawa lrigasi Balai Desa  No. 21 Kelurahan Sei SiKambing C Kecamatan Medan Helvetia dan Bayu Hermawan (24) warga Jalan Sei Mencirim Dusun Sunggal Kanan Kecamatan Sunggal/Jalan Banteng lrigasi Sederhana No. 1 Kelurahan Sei Kambing C Kecamatan Helvetia,” tutur Martuasah Tobing.

Peristiwa itu bermula saat korban berjalan kaki tepat di Jalan Peringgan Simpang Jalan DI Penjaitan sambil menelephone temannya. Pada saat itu pula, satu unit sepeda motor yang ditumpangi dua orang laki-laki mendekati korban, dan laki-laki yang dibonceng merampas handphone milik korban dan langsung melarikan diri.
Pada saat itu juga, korban berteriak "rampookk" tiba-tiba pelaku jatuh dan berlari meninggalkan sepeda motornya di tempat kejadian. Atas kejadian tersebut korban merasa dirugikan dan melaporkan hal tersebut ke Polsek Medan Baru untuk penyelidikan lebih lanjut.

"Tim Reskrim Polsek Medan Baru langsung melakukan pengejaran dan penangkapan. Berdasarkan interogasi terhadap pelaku, dia mengakui perbuatannya dan barang korban yang diambil terjatuh pada saat melarikan diri. Pada saat penangkapan terhadap pelaku, atas nama Noki Suhendra berusaha melawan petugas dan melarikan diri sehingga diberikan tembakan peringatan namun pelaku tidak mengindahkan sehingga dilumpuhkan dengan menembak kedua kakinya. 

Dari pengakuan pelaku, telah menjambret di Jalan Peringgan tanggal 24 Juli 2018 sesuai dengan LP/902/VII/2018/SU/Polrestabes Medan/Sek Medan Baru. Pelaku mengambil handphone merk Sony Z2. Kemudian 2 Juli 2018 
menjambret tas berisi handphone, 1 cincin emas, 1 gelang emas, uang kontan Rp18.000.000, dan handphone Samsung Galaxi S9.



Kemudian, tanggal 24 Juni 2018 menjambret di Jalan Gajahmada dan mengambil 1 tas berisi 1 handphone merk Siomi Red, kartu ATM BCA, uang tunai Rp. 200.000, lalu tanggal 27 Mei 2018 di Jalan Gajahmada menjambret handphone merk Asus, 
Selanjutnya tanggal 18 Juni 2018 menjambret handphone merk Samsung
J2 Crime warna gold.
 Selanjutnya tanggal 25 April 2018 di Jalan Letjen Jamin Ginting Padang Bulan menjambret tas selempang berisi handphone merk Xiomi.
"Pelaku telah kita amankan bersama barang bukti berupa 1 unit Sepeda Motor Honda Satria FU BK 4085 AGS,” kata Martuasah.
Dan atas perbuatannya, tersangka dikenakan melanggar Pasal 365 ayat (1) KUHPidana dengan ancaman hukuman 9 Tahun penjara dan pertolongan jahat (Penadah) dikenakan Pasal 480 KUHPidana dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara, tutup mantan Kanit VC/Judi Sila Polrestabes Medan. (HJ9)

Komentar Anda

Berita Terkini