Walikota Padangsidimpuan Sampaikan Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2017

Harian 9 author photo
Pj. Walikota Padangsidimpuan DR H Sarmadan Hasibuan, SH, MM diwakili Sekda Kota Drs. H Zulpeddi, MM menyerahkan dokumen laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kota Padangsidimpuan TA 2017 kepada pimpinan DPRD diterima Ketua DPRD Hj. Taty Aryani Tambunan, SH usai rapat Paripurna di gedung Dewan setempat, Jumat (27/7). (Foto: Riswandy)

PADANGSIDIMPUAN| HARIAN9
Penjabat (Pj) Walikota Padangsidimpuan DR H Sarmadan Hasibuan, SH, MM diwakili Sekretaris Daerah Kota (Sekdakota) Padangsidimpuan Drs. H Zulpeddi, MM menyampaikan laporan pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Padangsidimpuan Tahun Anggaran (TA) 2017 melalui rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padangsidimpuan, di gedung Dewan setempat, Jumat (27/7).

Rapat Paripurna dipimpin Ketua DPRD Kota Padangsidimpuan Hj. Taty Aryani Tambunan, SH, didampingi para Wakil Ketua masing-masing Edi Jurianto dan Yusuf Siregar, dihadiri Forkopimda Kota Padangsidimpuan, Sekretaris DPRD Irfan Bakhri, S.Sos, serta pimpinan OPD di lingkungan Pemko Padangsidimpuan.

Dalam laporannya, Walikota Padangsidimpuan DR H Sarmadan Hasibuan, SH, MM diwakili Sekdakota Padangsidimpuan Drs. H Zulpeddi Simamora, MM menyebutkan bahwa pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kota Padangsidimpuan TA 2017 merupakan laporan yang wajib disampaikan sebagaimana yang diatur dalam undang-undang.

“Pada hakikatnya, laporan yang disampaikan ini merupakan wujud dari akuntabilitas dan transparansi pelaksanaan penyelenggaraan pemerintahan. Tujuannya untuk mencapai tata pemerintahan yang baik, dan hasil pembangunan yang efektif dan efisien,” ujar Walikota

Ia menyebutkan,  Laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun 2017 juga merupakan kesatuan instrumen hukum yang mengatur secara komprehensif mengenai tata cara penatausahaan keuangan daerah, yang dimulai dari tahap penyusunan APBD, pelaksanaan APBD, perubahan APBD serta pertangungjawaban pelaksanaan APBD.

“Sebagai kesatuan instrumen hukum dalam penatausahaan keuangan daerah, maka sesuai Pasal 101 Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang pengelolaan keuangan daerah, dinyatakan bahwa Walikota menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD kepada DPRD berupa laporan keuangan yang telah diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia selambat-lambatnya enam bulan setelah anggaran berakhir,“ terangnya

Walikota juga perincikan fostur realisasi APBD Kota Padangsidimpuan TA 2017, yakni, Pendapatan  Kota Padangsidimpuan tahun 2017 sebesar Rp.890.152.493.657.- yang bersumber dari pajak daerah,retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan lain-lain PAD yang sah.

Pada tahun 2017 PAD ditargetkan sebesar  Rp.120.211.679.947.-, terealisasi Rp.109.640.419.280,55,- atau 91,2 %, terdiri dari pendapatan pajak daerah yang ditargetkan sebesar Rp.15.032.779.855.-, terealisasi sebesar Rp.15.563.314.656.- (103,5 %), Retribusi Daerah yang ditagetkan sebesar Rp.13.478.789.140.-, terealisasi sebesar Rp.9.035.095.522.70,- (67 %), pendapatan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan yang ditargetkan sebesar Rp.16.877.726.952.-, terealisasi sbesar Rp.16.877.726.952.- (100 %) dan pendapatan asli dderah yang sah ditargetkan sebesar Rp.74.822.384.000.-, terealisasi sebesar Rp.68.074.282.149,85.- (90 %).

Dana Perimbangan yang ditargetkan sebesar Rp.682.255.748.000.-, terealisasi sebesar Rp.673.189.397.118.- (98,6 %), yang bersumber dari dana bagi hasil pajak/bukan pajak, yang ditargetkan sebesar Rp.21.468.101.000,-, terealisasi sebesar Rp.17.891.010.959.- (83,3 %), dana Alokasi Umum (DAU), yang ditargetkan sebesar Rp.498.768.033.000.-, terealisasi sebesar Rp. 498.768.033.000.- (100 %), Dana Alokasi Khusus (DAK) yang ditargetkan sebesar Rp.162.019.614.000.-, terealisasi sebesar Rp.156.530.353.159.- (96,6 %).

Sedangkan target belanja tidak langsung sebesar Rp.405.126.105.779.-, terealisasi sebesa Rp.393.919.337.779.- (97,2 %), belanja langsung yang ditargetkan sebesar Rp.480.868.808.762.-, terealisasi sebesar Rp.439.943.522.942.- (91,4 %). Penerimaan pembiayaan daerah yang merupakan sisa perhitungan tahun sebelumnya (SILPA) ditargetkan sebesar Rp.5.194.711.890.-, terealisasi sebesar Rp.5.203.211.890,46.- (100,1 %), pengeluaran pembiyaan daerah berupa pembayaran pokok utang yang ditargetkan sebesar Rp.9.352.291.006.-, terealisasi sebesar Rp.9.284.683.506.- (99,9 %) dan sisa lebih pembiayaan anggaran (SILPA) sebesar Rp.24.510.929.434,01.-

“Secara umum, berbagai program dan kegiatan yang direncanakan telah terlaksana dengan baik, walaupun masih terdapat pelaksanaan program dan kegiatan yang perlu untuk lebih dimaksimalkan lagi,” jelas Walikota

Menurutnya, pelbagai keberhasilan yang telah dicapai selama satu tahun terakhir ini, merupakan hasil kerja keras semua pihak terkait. Tanpa itu semua niscaya keberhasilan itu tak akan pernah dapat tercapai.

“Semoga capaian keberhasilan ini mampu lebih memotivasi kita semua untuk berkarya lebih baik lagi untuk kemajuan dan kemandirian Kabupaten Lampung Utara,” harap Pj. Walikota Padangsidimpuan ini.

Usai menyampaikan laporan, dilanjutkan dengan agenda penyampaian pandangan pelbagai Fraksi terkait laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Kota Padangsidimpuan TA 2017 yang disampikan Ali Hotma Hasibuan dari Fraksi PDI Perjuangan, H. Marataman Siregar, SH (Hanura). Ihpan (Demokrat), Marzuki (Golkar), Zul Akhir (PKB), Iswandi Arisandi (PAN) dan Parsaulian dari Fraks Gabungan Bersatu.  (Wan9)
Editor: Mardan H Siregar 


Komentar Anda

Berita Terkini