Yayasan Burangir Apresiasi Sat Reskrim Polres Tapsel

Harian 9 author photo
Melati, yang merupakan korban pencabuan bersama ibunya, didampingi Juli Herniatman Zega dari Divisi Advokasi dan Humas pada Lembaga Perlindungan Anak Yayasan Burangir usai menjalani pemeriksaan di Unit PPA Sat Reskrim Polres Tapsel, Sabtu (28/7/2018). (Foto: Riswandy)


PADANGSIDIMPUAN| HARIAN9
Cepat dan tanggap melakukan penyidikan atas kasus dugaan perbuatan cabul yang dilakukan AMS (54) terhadap sebut saja Melati (15) seorang bocah yang masih di bawah umur yang terjadi di Kabupaten Paluta, jajaran Kepolisian Resort (Polres) Tapanuli Selatan mendapat apresiasi yang setinggi-tingginya dari Yayasan Burangir selaku lembaga yang konsen terhadap hak-hak perlindungan perempuan dan anak di Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel)

“ Yayasan Burangir, selaku lembaga yang memiliki komitmen terhadap perlindungan hak-hak perempuan dan anak di Tabagsel, mengucapkan terimakasih dan memberikan  apresiasi yang setinggi-tingginya kepada jajaran Polres Tapsel khususnya Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Tapsel atas tindak lanjut penanganan kasus dugaan perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur, “ ujar Pendiri Yayasan Burangir Timbul Simanungkalit, Sabtu (28/7/2018).

Disebutkannya, Polres Tapsel telah menindaklanjuti kasus tersebut dengan memeriksa korban beserta saksi. Korban sendiri datang ke Mapolres Tapsel bersama kedua orangtuanya dan bibinya, yang juga menjadi saksi dan kasus tersebut sudah pernah dilaporkan ke Polres Tapsel Nomor: LP/104/IV/2018/SUMUT/TAPSEL tertanggal 13 April 2018 lalu.

Disebutkannya, korban bersama ibunya Leli Mardiana Harahap didampingi Juli Herniatman Zega dari Divisi Advokasi dan Humas pada Lembaga Perlindungan Anak Yayasan Burangir,  mendatangi Polres Tapsel untuk memenuhi panggilan pihak penyidik dari Unit PPA untuk diambil keterangannya bersama dua saksi lainnya.

Bahkan katanya, sebelumnya, ibu Orangtua korban sempat mendatangi kantor Lembaga Perlindungan Anak dan Perempuan Yayasan Burangir dan dengan  didampingi Juli Herniatman Zega dari Divisi Advokasi dan Humas pada Lembaga Perlindungan Anak Yayasan Burangir, korban kemudian didampingi ke Polres Tapsel untuk diambil keterangannya bersama dua saksi lainnya.

“ Denga respon yang cepat dilakukan Sat Reskrim Polres Tapsel, kami dari Yayasan Burangir memberi apresiasi kepada Polres Tapsel yang telah mengambil tindakan hukum dengan cepat dan tepat dan terimakasih juga kepada berbagai pihak yang telah membantu penyelesaikan kasus ini. Bravo Polri..! Selamatkan Anak Indonesia!, “ tuturnya.

“ Sementara Kapolres Tapsel AKBP. M.Iqbal, SIK, M.Si melalui Kasat Reskrim AKP Ismawansa, SIK yang dikonfirmasi menyatakan, pihaknya cukup serius untuk menangani kasus dugaan pencabulan terhadap anak dibawah umur ini dan saat ini korban dan para saksi telah dimintai keterangannya oleh penyidik dari Unit PPA.

“ Kasus pencabulan anak dibawah umur merupakan kasus serius dan selalu menjadi perhatian public. Kami sedang melakukan pendalaman dengan memeriksa beberapa saksi dan mengumpulkan sejumlah alat bukti, agar kasus ini segera terungkap dan secepatnya menangkap pelaku, “ terang Kasat.  (Wan9)



Komentar Anda

Berita Terkini