Dugaan Praktek Pungli di RSUD Aceh Tamiang

Harian 9 author photo


ACEH TAMIANG| HARIAN9
Diduga  Oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bekerja di RSUD Aceh Tamiang  bidang pelaksana Pelayanan berinisial RN  melakukan pungutan liar (Pungli) terhadap seorang calon mahasiswi diperguruan tinggi Aceh yang berinisial IA. Hal itu terkuak   Jum’at, 10 Agustus 2018, setelah seorang calon mahasiswi  itu di paksa untuk  membayar sejumlah uang yang tidak sesuai dengan kwitansi pembayaran yang diberikan oleh RN.

Informasi yang berhasil  dihimpun wartawan Harian9 di Aceh Tamiang, Insiden praktek pungli yang dilakukan  ini terungkap saat calon seorang mahasiswi akan  mengurus surat keterangan sehat dan bebas narkoba yang telah selesai dibuatnya. 

Diceritakan, saat itu  calon Mahasisiwi tersebut diminta untuk membayar sejumlah uang. Namun terlihat pembayaran tersebut tidak sesuai dengan kwitansi pembayaran.  Maka calon mahasiswi ini berinisiatip akan mambayar ke kasir, Namun RN sepertinya menghalangi  dengan menyampaikan kasir pembayaran sudah tutup.

Disamping itu, Terungkapnya percobaan praktek pungli (Pungutan Liar) yang dilakukan oleh inisial "RN" selaku oknum yang bekerja dibagian Bidang Pelayanan Kesehatan  RSUD Aceh Tamiang, Sejumlah wartawan dari berbagai media mendatangi kepihak RSUD guna meminta sebuah keterangan dan penjelasan kepada Mustaqim selaku Direktur/Pimpinan Utama  RSUD Aceh Tamiang.

Sementara itu, Direktur RSUD Aceh Tamiang Mustaqim Selaku  saat dikonfirmasiwartawan mengaku kecolongan akibat sikap RN itu. 

"Saya pribadi merasa kecolongan terhadap tindakan yang dilakukan oleh Pegawai saya, jika hal seperti itu dilakukan,   itu merupakan suatu kesalahan," ungkap Direktur RSUD" Selasa (14/08/2018).

Dikatakannya, akibat kesalahan ini pihaknya sudah memberikan sangsi dan surat pernyataan untuk  tidak melakukan hal sama berakibat merusak citra nama baik RSUD Aceh Tamiang

"Di RSUD yang dipimpinnya sebenarnya sudah ada bidang Satuan Pengawas Internal (SPI) kewenangannya mengawasi internal dan jika terjadinya dugaan praktek pungli itu sebagai suatu kecolongan, Ujarnya lagi" 


Menanggapi peristiwa pungli itu,  Ketua DPC Asosiasi Wartawan Demokrasi Indonesia (AWDI) Aceh Tamiang   DM Rizal menyampaikan, sangat  kecewa terhadap pimpinan RSUD,  yang terkesan lepas tangan, terhadappersoalan ini. 

"Seharusnya terkait praktek pungli ini pihak Direktur sebagai pimpinan RSUD ikut juga bertanggung jawab, bukan hanya oknum ASN itu saja. Tidak efektifnya kinerja  SPI diduga karena kurangnya pengawasan dari pimpinan RSUD," ucapnya.

Dikatakannya, sangat prihatin terhadap  kinerja SPI RSUD itu,  sehingga terjadi praktek dugaan pungli di RSUD itu. padahal seharusnya bisa di cegah bila SPI, jika bekerja dengan penuh rasa tanggung jawab dan maksimal. Andi9).

Komentar Anda

Berita Terkini