Buya Rafdinal,S.Sos.,MAP

Buya Rafdinal,S.Sos.,MAP
Caleg DPRD Kota Medan Dapil 1 No. 4

Polres Nias Selatan Sita 280 Liter Tuak Suling

Harian 9 author photo

NIAS SELATAN| HARIAN9
Petugas Kepolisian Resort Nias Selatan (Nisel) Sumatera Utara kembali menyita minuman keras tuak suling dalam Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) yang dilaksanakan di sejumlah kawasan di Wilayah Hukum Polres Nias Selatan. Operasi Pekat yang digelar personil Polres Nias Selatan dan Polsek jajaran selama 3 hari berhasil menjaring 8 jerigen tuak suling dengan volume sekitar 280 liter. 

Kapolres Nias Selatan AKBP Faisal F. Napitupulu, SH, SIK, MH, saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan tuak suling tersebut. “Minuman keras jenis tuak suling yang disita ada sebanyak 8 jerigen dan keseluruhannya merupakan hasil tangkapan personil yang melaksanakan Operasi Penyakit Masyarakat selama 3 hari sejak Senin (30/7/2018) hingga Rabu (2/8/2018) kemarin," ujar mantan Kasubdit III Jahtanras Ditkrimum Poldasu.

Kata Faisal, personil Polsek Lahusa menyita 3 jerigen tuak suling dengan volume sekitar 105 liter, saat melaksanakan razia di Jalan Lahusa menuju Kecamatan Gomo Kabupaten Nias Selatan pada, Senin (30/7/2018) lalu.

Tuak suling tersebut dibawa oleh seorang warga yang bernama Nelson Zebua (35) dengan sepeda motor. Saat diinterogasi, warga Desa Foa Kecamatan Gido Kabupaten Nias tersebut mengaku membeli tuak tersebut dari Desa Foa Kecamatan Gido Kabupaten Nias dan akan dibawa ke Kecamatan Gomo Kabupaten Nias Selatan.

Kemudian, Rabu (1/8/2018) paginya, personil Polsek Teluk Dalam mendapat informasi dari Kepala Pos Polisi Amandraya bawah ada 1 unit mobil yang membawa tuak suling akan melintas di kawasan Pos Polisi Amandraya. Personil Polsek Teluk Dalam kemudian melaksanakan razia dan memberhentikan satu unit mobil L-300. 

Saat dilakukan pemeriksaan, petugas menemukan 4 jerigen berisi cairan, yang setelah diperiksa ternyata tuak suling dengan volume sekitar 140 liter. Pengemudi mobil yang bernama Alex Giawa (24) warga Jalan Kueni Kelurahan Pasar Teluk Dalam Kabupaten Nias Selatan, mengaku membeli Tuo Nifaro tersebut dari Kecamatan Huruna Kabupaten Nias Selatan dan selanjutnya akan dijual di beberapa warung di Kecamatan Teluk Dalam Kabupaten Nias Selatan.

Kemudian, 35 liter tuak suling terakhir merupakan hasil sitaan personil Polsek Lolowau saat melakukan Operasi Pekat di Jalan Umum Desa Orahili Onohazumba Kecamatan Onohazumba Kabupaten Nias Selatan, Rabu malam. 

“35 liter tuak suling tersebut dibawa oleh Oktafianus Halawa alias Okta (18) dalam satu jerigen dengan menggunakan sepeda motor. Saat dimintai keterangan, warga Desa Olayama Kecamatan Huruna Kabupaten Nias Selatan itu mengaku membeli tuak suling dari Desa Duria Kecamatan Huruna Kabupaten Nias Selatan, dan akan dibawa ke Desa Orahili Oyo Kecamatan Onohazumba Kabupaten Nias Selatan," terang Pamen Polri yang pernah menjabat Kapolsek Medan Helvetia, Kapolsek Sunggal dan Kasat Intelkam Polrestabes Medan.

Faisal Napitupulu menegaskan, Polres Nias Selatan dan Polsek jajaran akan terus melakukan penertiban peredaran minuman keras di Kabupaten Nias Selatan, untuk menegakkan Peraturan Bupati Nias Selatan Nomor : 04.20_33 Tahun 2017 tentang Larangan Minuman Beralkohol di Kabupaten Nias Selatan. 

“Kami mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Nias Selatan maupun warga dari luar Nias Selatan, agar tidak membawa apalagi menjual minuman keras. Setiap minuman keras yang tidak memiliki izin akan kita sita dan tidak tertutup kemungkinan para penjual maupun pengedarnya akan kita jerat dengan sanksi pidana," tegas Pamen Muda Alumni Akpol Semarang Tahun 1999 tersebut. (HJ9)



Personil Polres Nias Selatan dibawah pimpinan AKBP Faisal F. Napitupulu, SH, SIK, MH, bertekad memberantas minuman keras Tuo Nifaro (Tuak Nias) tanpa memiliki izin. (Foto: Joko Hendro) 
Komentar Anda

Berita Terkini