STTSI Buka Peluang Belajar Tehnisi HP Kepada Generasi Muda

Harian 9 author photo



MEDAN| HARIAN9
Belajar di waktu muda bagaikan mengukir di atas batu, dan belajar di waktu tua bagai melukis di atas air. “Itulah petikan lagu yang tren pada tahun 80-an”. Ungkapan ini sebenarnya untuk dapat memotivasi para generasi muda agar giat dalam belajar dan menuntut ilmu. Sebab, masa muda hendaklah dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk membekali diri dengan berbagai ilmu pengetahuan.

Namun, bukan berarti orang yang sudah memasuki usia senja bisa terlepas dari tanggungjawabnya untuk menuntut ilmu. Sebab, kebanyakan orang yang sudah berusia saat ini seakan berlindung dari kewajibannya untuk belajar dengan ungkapan tersebut (masa senja).

Akan tetapi, hal tersebut tak berlaku bagi peserta bernama Jihad (60) yang berasal dari Kota Batu. Pasalnya, meski saat ini usianya sudah memasuki kepala enam, namun semangat dan kemauannya untuk belajar masih sangat tinggi.

“Tujuan Pak Jihad ikut pelatihan tehnisi handphone untuk menyalurkan hoby elektronika dan menjawab keingintahuannya tentang dunia tehnologi telepon seluler yang terus berkembang saat ini,” ungkap salah seorang pengajar di Sekolah Teknisi Telepone Seluler Indonesia (STTSI), Yongky Felaz kepada Wartawan via WhatsApp, Sabtu (11/08/2018), saat menceritakan tentang salah seorang siswanya bernama Pak Jihad yang masih semangat belajar meski sudah memasuki usia senja.

Oleh karena itu, Yongky pun salut terhadap apa yang dilakukan oleh Pak Jihad tersebut yang dinilainya memiliki semangat kuat untuk belajar hal-hal baru, bermanfaat, dan memiliki peluang pendapatan yang sangat luar biasa.

“Saya harap anak muda saat ini bisa meniru semangat Pak Jihad ini untuk mempersiapkan masa depannya,” harap Yongky.

Yongky menjelaskan, STTSI merupakan satu-satunya tempat pelatihan untuk masyarakat yang ingin menjadi tehnisi HP professional, beneran, dan bukan abal-abal. Selain itu, dengan belajar di STTSI maka para lulusan pun akan terbuka luas peluangnya sampai memiliki legalitas profesi resmi.

Sebab, kata Yongky Felaz,  pengajar STTSI adalah praktisi-praktisi berpengalaman belasan tahun, instruktur senior nasional bahkan manca negara. Pengajarnya juga telah memiliki sertifikat dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), lembaga kami juga berizin resmi dalam penyelenggaran pelatihan teknisi HP. Selain itu, kami juga sering dipercaya untuk menghandle berbagai program pelatihan teknisi HP kepada anjal, ex napi, kepemudaan, pengangguran di berbagai program pemerintah Kota dan Kabupaten.

Selain itu, STTSI juga membuka peluang seluas-luasnya untuk para generasi muda yang serius ingin terampil dalam reparasi HP. “Silahkan ikut sekolah kami di (STTSI). Informasi lebih lanjut, bisa diakses ke website kami di gsmnetindo.com,” kata Yongky Felaz. (HJ9)

Sejumlah remaja dengan tekun mendengarkan pengarahan dari seorang pengajar di STTSI. (Foto: Joko Hendro)

Komentar Anda

Berita Terkini