Warga Hadungdung Minta Tempat Hiburan Malam Ditutup, Dianggap Dapat Merusak Moral

Harian 9 author photo


PALUTA|HARIAN9
Keberadaan salah satu cafe atau tempat hiburan disekitar pemukiman warga, membuat warga yang bermukim di Desa Hadungdung, Kecamatan Portibi, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) resah dan terganggu.

Tempat hiburan karaoke yang sudah beroperasi selama 7 bulan ini selalu mengganggu kenyamanan warga sekitar yang di sebabkan hiburan musik, membisingkan bahkan untuk tidur saja warga selalu merasa terganggu.

“Tempat hiburan yang mengganggu kenyamanan warga memang sudah seharusnya di tindak. Apalagi lokasinya berada di pemukiman warga,” kata salah satu warga sekitar M Siregar.

Masih kata M Siregar, ada tiga poin penting penyebab marahnya warga atas keberadaan tempat hiburan yang sudah merusak moral itu. Pertama warga selalu terganggu yang disebabkan hiburan musik, kedua sering terjadi pertengkaran bahkan hampir perkelahian disebabkan pengaruh minuman keras dan ketiga keberadaan cafe telah merusak moral generasi.

“Kami punya adat, agama dan keturunan. Wanita malam pun tiap malam berkeliaran di tempat itu. Jelas kami keberatan,” sebutnya.

Dari surat pernyataan yang diterima awak media, diketahui seluruh masyarakat Desa Hadungdung telah membuat surat pernyataan keberatan atas adanya tempat hiburan di wilayah desa mereka dengan persetujuan Kepala Desa Najaruddin dan Ketua BPD Bismar Siregar.

Terpisah, Kepala Satpol PP Paluta M Yusuf MD Hasibuan dikonfirmasi membenarkan bahwa tempat hiburan yang menyediakan karaoke di Desa Hadungdung telah di tindak dan di beri peringatan.

“Pemilik cafe nya sudah di tindak dan pemiliknya berjanji tidak akan membuka usaha itu lagi,” kata Yusuf, Selasa (31/7/2018).

Yusuf juga mengatakan bahwa tempat hiburan itu menyediakan puluhan botol minuman keras dan aktifitas pengunjung juga kerap akan menimbulkan kegaduhan, perkelahian yang di sebabkan minuman keras.

“Petugas juga menemukan puluhan botol minuman keras. Miras ini lah salah satu penyebab adanya kegaduhan yang mengakibatkan masyarakat sekitar tidak nyaman,” jelasnya.

Senada, Kapolsek Padang Bolak AKP H Kasmir Sitanggang turut membenarkan bahwa pihak Polsek Padang Bolak bersama Satpol PP Paluta telah menindaklanjuti adanya surat aduan masyarakat Desa Hadungdung atas keberadaan tempat hiburan yang selalu membuat resah dan harus di tutup demi keamanan dan kenyamanan warga setempat. (dek9)



Komentar Anda

Berita Terkini