Bupati Tapsel Tutup Pelatihan Management Aparatur Pemdes

Harian 9 author photo



TAPSEL| HARIAN9
Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Syahrul M Pasaribu diwakili Kepala Dinas (Kadis)  Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (PMPD) M. Yusuf, SP menutup kegiatan pelatihan aparatur Pemerintahan Desa (Pemdes) bidang manajemen Pemdes, yang diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (PMPD) tahun 2018, di aula Hotel Natama, Padangsidimpuan, Rabu (29/8/2018).

Penutupan dihadiri dihadiri, Kabid Pemdes  Ricky Hadamean Siregar, SSTP, Kadis Nakertrans Amros Karang Matua, Kadis PP dan KB Abdul Saftar, Kaban Kesbangpol Hamdy S. Pulungan, para Camat se-Kabupaten Tapsel, Sekretaris PMPD Maratinggi dan 67 Kades terpilih yang mengikuti pelathan.

Dalam arahannya, Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu diwakili Kadis PMPD M. Yusuf, SP Bapak menekankan bahwa Kades harus menjadi ujung tombak perbaikan pelayanan masyarakat yang ada di desa.  

“ Kades juga perlu terus menerus meningkatkan kompetensinya dalam hal pengelolaan Pemerintahan Desa, bukan hanya menjadi aparatur Negara yang sekedar melaksanakan tugasnya, akan tetapi harus bisa menjadi aparatur yang berprestasi dan memiliki management yang baik, “ ujar Bupati.

Bupati juga menghimbau agar para Kades yang telah mengikuti Pendidikan dan Latihan Management aparatur Pemdes dapat menerapkan ilmu-ilmu yang didapatkan untuk dipraktekkan di tengah masyarakat.

Terkait tindak lanjut dari pelaksanaan Diklat Manajemen Aparatur Pemdes ini, Bupati mengatakan bahwa Pemkab Tapsel melalui Dinas PMPD Tapsel akan mengontrol secara berkala hasil dari pelaksanaan Diklat ini.

Bupati juga menekankan pada setiap Kades untuk terus melakukan perbaikan administrasi desa yang nantinya akan dicek oleh Dinas PMPD dan Inspektorat daerah terkait proses perkembangannya.

“ Dengan pelatihan yang dilaksanakan selama empat hari tersebut, ambillah hikmahnya dan praktekkanlah di desa masing-masing, ” ucap Bupati yang dilanjutkan dengan menutup secara resmi pelatihan Management aparatur Pemdes.

Sebelumnya, Kepala Bidang Pemerintahan Desa Ricky Hadamean Siregar dalam laporannya mengatakan, tujuan diselenggarakan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan Aparatur Desa dalam melaksanakan Tugas Pokok dan Fungsi, tata cara pengelolaan anggaran desa yang baik serta tata cara membuat perencanaan pembangunan di Desa.

“  Pelatihan bagi aparatur pemerintahan desa ini merupakan proses penting dan strategis, karena sebagai acuan sinkronisasi dan sinergi program kerja, khususnya kepada Kades yang baru dilantik, agar dapat meningkatkan kapasitasnya  dalam mewujudkan sinergitas dalam rangka mendukung pelaksanaan pembangunan di desa, “ tuturnya.  (Wan9)
Komentar Anda

Berita Terkini