Dinilai Langgar Aturan, Satpol PP Paluta Tindak Cafe Dengan Pondok Tertutup

Harian 9 author photo
PALUTA| HARIAN9
Karena dianggap sudah melanggar aturan dan norma kesusilaan ditengah kehidupan masyarakat, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) bersama pihak Polsek Padang Bolak dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) kabupaten Paluta menertibkan 2 cafe di wilayah Tabo Ponggol, desa Aek Suhat, kecamatan Padang Bolak, Kamis (6/9/2018). Penertiban yang hanya berupa pembukaan dinding pondok-pondok yang berada di pekarangan cafe tersebut berlangsung aman dan tertib.

Kepala Satpol PP Paluta Yusuf MD Hasibuan mengatakan, selain sebagai bentuk penegakan peraturan daerah, penertiban yang berupa pembukaan dinding pondok-pondok yang ada di sekitar pekarangan cafe ini juga sebagai langkah mengantisipasi perbuatan yang melanggar norma kehidupan bermasyarakat.

Katanya, penertiban ini juga sebagai bentuk respon pihak Pemkab Paluta atas banyaknya pengaduan dan keluhan masyarakat yang merasa risih dengan kondisi pondok-pondok tertutup di sekitar cafe yang dianggap sudah menyalahi aturan serta melanggar norma adat dan moral ditengah kehidupan masyarakat. 

“Untuk saat ini kita menertibkan pondok-pondok yang dipasangi dinding tertutup dengan membuka dindingnya karena sudah melanggar aturan dan norma dalam kehidupan masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan, penertiban ini akan terus dilaksanakan ke cafe dan warung-warung lainnya yang dianggap melanggar aturan di seluruh wilayah kabupaten Paluta. Yusuf juga menghimbau kepada seluruh pemilik cafe agar menertibkan pondok miliknya terutama yang memiliki dinding tertutup untuk membuka dinding pondok-pondoknya dan jika tidak dituruti, dinding pondok akan dibongkar secara paksa oleh pihaknya. 

“Dan jika cafe yang sudah kita tertibkan, kedepannya masih melanggar aturan yang kita tetapkan, maka akan kita berikan sanksi yang tegas nantinya,” tegasnya.

Senada, salah satu pengurus MUI kabupaten Paluta H Awaluddin Harahap mengatakan bahwa tindakan penertiban dilakukan mengingat banyaknya kenakalan remaja yang melanggar norma kesusilaan masyarakat dengan adanya cafe yang menyediakan pondok-pondok tertutup.

Untuk itu, ia menilai tindakan penertiban ini sangat baik dan bermanfaat untuk menciptakan kondisi sosial masyarakat yang baik dan sesuai dengan visi misi Pemkab Paluta yakni mewujudkan masyarakat Paluta yang Beriman, Cerdas, Maju dan Beradat.

Terpisah, salah seorang pemilik cafe S Harahap mendukung penertiban yang dilakukan oleh pihak Satpol PP bersama tim penertiban lainnya. Namun, ia meminta agar penertiban ini dilakukan tanpa tebang pilih terhadap seluruh cafe-cafe yang tersebar di wilayah kabupaten Paluta. “Kita sangat mendukung penertiban ini, tapi kami harap penertibannya tidak tebang pilih terhadap seluruh cafe-cafe yang ada,” pungkasnya.(dek9)


Komentar Anda

Berita Terkini