Evaluasi Pengarustamaan Gender, Pokja PUG Gelar Rakor

Harian 9 author photo
(Foto: Riswandy)

TAPSEL| HARIAN9
Untuk mendukung pelaksanaan percepatan Pengarusutamaan Gender (PUG) di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Pemerintah Daerah melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak Kabupaten Tapanuli Selatan mengelar Rapat Koordinasi (Rakor) Kelompok Kerja (Pokja) PUG, yang berlangsung di aula Bappeda Tapsel, Kamis (13/9).

Rakor PUG yang dirangkai dengan pengisian formulir evaluasi dalam rangka penerimaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Tahun 2018, dibuka Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu, diwakili Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Tapsel Drs. Parulian Nasution, MM,  diikuti peserta rakor para pimpinan OPD Tapsel,  PKK Tapsel dan Camat se-Kabupaten Tapsel, serta menghadirkan dua orang narasumber masing-masing, Dra.Marhamah M.Si dari Dinas PP & PA Provinsi Sumatera Utara dan Khairani Siregar S.Sos M.Sp, yang juga Dosen Pisipol Universitas Sumatera Utara

Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu, diwakili Sekdakab Tapsel Drs. Parulian Nasution, MM saat membuka rakor tersebut menghimbau kepada peserta rapat untuk mengikuti dengan seksama paparan indikator-indikator yang diberikan narasumber terkait evaluasi dan informasi sebagai bahan referensi untuk membuat strategi perbaikan pelaksanaan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Kabupaten Tapsel.

Disebutkannya, PUG adalah strategi yang dilakukan secara rasional dan sistematis untuk mencapai dan mewujudkan  kesetaraan dan keadilan gender dalam sejumlah aspek kehidupan manusia yang meliputi rumah tangga, masyarakat dan negara melalui kebijakan dan program yang memperhatikan pengalaman, kebutuhan dan permasalahan perempuan dan laki-laki kedalam perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi dari seluruh kebijakan dan program diberbagai bidang kehidupan dan pembangunan.

“Untuk itu, demi percepatan tercapainya PUG di Kabupaten Tapsel, sangat diperlukan responding gender, baik di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun Kecamatan,“ harapnya. 

Sementara Kepala Bappeda Tapsel selaku Ketua Panitia Pokja PUG Kabupaten Tapsel Abadi Siregar, ST, MT menyampaikan, tujuan dari rakor tersebut guna membangun komitmen dari masing-masing OPD di Tapsel dalam melakukan analisis PUG pada program dan kegiatan diberbagai bidang pembangunan, baik bidang pendidikan, kesehatan maupun bidang ekonomi, sehingga dapat tercapai kesetaraan pembangunan manusia antara laki-laki dan perempuan.

“Melalui rakor ini, kita berharap, Pemerintah pusat melalui Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dapat memberikan penghargaan kepada Pemkab Tapsel yaitu APE tahun 2018,“ katanya.

Sementara Kepala Dinas (Kadis) PP & PA Kabupaten Tapsel Dra. Tiorisma Damayanti memberikan gambaran singkat terkait evaluasi pelaksanaan rakor PUG, yang salah satunya terkait tata cara pengisian formulir pemantauan dan evaluasi yang akan menjadi tolak ukur penilaian, dimana pengisian formulir ini melibatkan seluruh OPD. 

Hal ini dimaksudkan agar nantinya menyamakan pemahaman tekhnis pengisian formulir evaluasi pelaksanaan PUG,  pelaksanaan PP & PA di Kabupaten Tapsel tahun 2018.

“Diharapkan hasil dari kegiatan tersebut terwujudnya kesamaan pemahaman dalam hal tehnis pengisian formulir evaluasi dan dari rakor PUG ini nantinya akan ditindaklanjuti dengan pelatihan untuk pelatih (TOT) terkait penyusunan program responsif gender, yang berlangsung 18-20 September 2018,“ terangnya.

Sedangkan ke dua narasumber masing-masing, Dra.Marhamah M.Si dan Khairani Siregar S.Sos M.Sp, mengapresiasi Pemkab Tapsel yang telah dua kali secara berturut-turut berhasil meraih APE di tingkat Provinsi Sumut tahun 2016 dan 2017 lalu dan pada tahun 2018 ini ikut bersaing dengan Kabupaten/Kota lainnya untuk meraih APE di tingkat nasional. 

Seperti diketahui APE adalah Penghargaan yang diberikan oleh pemerintah pusat kepada kementrian, lembaga, pemerintah daerah provinsi dan Kabupaten/Kota yang mempunyai komitmen yang tinggi dalam pembangunan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak melalui pelaksanaan strategi PUG diberbagai bidang kehidupan dan sektor pembangunan. (Wan9)
Editor: Mardan H Siregar




Komentar Anda

Berita Terkini