Gerebek Lokasi Judi, Polisi Amankan 10 Orang, Termasuk 3 PNS

Harian 9 author photo
PADANGSIDIMPUAN| HARIAN9
Sedikitnya 10 orang diamankan, 3 diantaranya berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS), saat personil Polres Padangsidimpuan melakukan penggrebekan salah satu warung yang kerap dijadilan arena perjudian di Jalan Sutan Soripada Mulia Gg. Anggrek Kelurahan Tano Bato, Kecamatan Padangsdimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan, Rabu (5/9/2018) malam.

Ke 10 pelaku judi yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus 303 KUHPidana tentang perjudian itu masing-masing, IB, ARH, BY, RSH, RH, KFD, SS, IB, AN dan SyS. Sementara barang bukti yang disita yakni kartu joker merk King Fish sebanyak 108 lembar, 37 buah batu domino, satu unit handphone merk samsung J2 yang digunakan sebagai alat untuk bermain judi dan uang sebanyak Rp.783.000.-

Informasi yang dihimpun di Mapolres Padangsidimpuan menyebutkan, penggrebekan lokasi perjudian yang ditindaklanjuti dengan penangkapan 10 tersangka pemain judi tersebut berkat informasi masyarakat secara langsung ke Kapolres Padangsidimpuan AKBP. Hilman Wijaya, SIK, MH yang resah akibat permainan judi denga taruhan uang di salah satu warung kopi di wilayah tersebut.

Mendapat laporan dari masyarakat tersebut, Kapolres langsung tanggap dan memerintahkan jajarannya untuk melakukan penyelidikan dan penggrebekan lokasi perjudian laporan yang membuat keresahan masyarakat.

Benar saja, saat petugas datang terlihat ada 10 orang pria dengan menggunakan dua meja sedang asyik bermain judi, yang mana pada meja pertama ada 5 orang sedang bermain judi kartu jenis permainan leng dan di meja yang satu lagi 5 orang bermain judi ludo king.

Tanpa berkutik, ke 10 orang pria tersebut bersamabarang buktinya langsung diamankan dan digiring ke Polres Padangsidimpuan untuk diproses secara hokum dan dijebloskan dalam tahanan Mapolres Padangsidimpuan.

Kapolres Padangsidimpuan AKBP. Hilman Wijaya, SIK, MH didampingi Kasubbag Humasy Iptu Maria yang dikonfirmasi membenarkan penangkapan 10 orang pelaku perjudian yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka.

Dikatakannya, dari 10 tersangka judi tersebut, ternyata ada 3 orang berstatus PNS di Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) dan Pemeritah Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta). Sementara yang lainnya adalah masyarakat biasa.

“ Mereka kita tangkap dan amankan karena laporan masyarakat yang resah atas maraknya praktek perjudian di salah satu warung kopi di lokasi pemukiman warga yang terkadang berlangsung hingga larut malam, sehingga mengganggu warga yang lagi istirahat. Untuk kasus ini para tersangka kita jerat dengan pasal 303 KUHPidana tentang perjudian, “ terang AKBP Hilman Wijaya, SIK, MH.  (Wan9)




Komentar Anda

Berita Terkini