Buya Rafdinal,S.Sos.,MAP

Buya Rafdinal,S.Sos.,MAP
Caleg DPRD Kota Medan Dapil 1 No. 4

Inilah Lokasi Pemasangan APK Yang Dilarang Dan Diperbolehkan KPU Paluta

Harian 9 author photo
PALUTA| H9
Setelah dilaksanakannya penetapan Daftar Calon Tetap (DCT) anggota DPRD kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten Paluta mengeluarkan surat keputusan tentang penetapan lokasi pemasangan alat peraga kampanye.

Dalam surat keputusan KPU Paluta nomor : 192/PL.01.5-Kpt/1220/KPU-Kab/IX/2018 tanggal 21 September 2018 tentang penetapan lokasi pemasangan alat peraga kampanye peserta Pemilu dalam pemilihan umum tahun 2019 menyebutkan sejumlah lokasi yang diperbolehkan dan dilarang sebagai tempat untuk pemasangan APK bagi seluruh peserta Pemilu di kabupaten Paluta.

Ketua KPU Paluta Rahmat Hidayat SP mengatakan bahwa surat keputusan ini dikeluarkan sebagai panduan dan acuan bagi para peserta pemilu khususnya Caleg yang akan berkompetisi pada Pemilu 2019 di Paluta.
Katanya, dengan dikeluarkannya surat keputusan ini, diharapkan para peserta Pemilu khususnya caleg dapat mematuhi dan mengikuti aturan yang telah ditetapkan ini.

“Surat keputusan ini nantinya akan menjadi panduan untuk dipatuhi oleh peserta Pemilu dalam memasang alat peraga kampanye,” ujarnya.

Adapun lokasi kampanye dan pemasangan alat peraga kampanye peserta Pemilu dalam pemilihan umum 2019 adalah : 1. Lokasi pemasangan alat peraga kampanye sebagai berikut: a. Lapangan terbuka yang dimiliki oleh desa/kelurahan di kabupaten Paluta, b. Bahu jalan yang tidak beraspal.

2. Lokasi yang dilarang untuk pemasangan alat peraga kampanye sebagai berikut : a. Kantor pemerintah, kantor pemerintah daerah, kantor pemerintah desa, kantor Tentara Nasional Indonesia (TNI), kantor kepolisian, kantor Badan Usaha Milik Negara (BUMN), kantor Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), kantor perwakilan pusat yang ada didaerah, b. Tempat ibadah, c. Rumah sakit, d. Tempat-tempat pelayanan kesehatan, e. Lembaga pendidikan(gedung dan sekolah), f. Tugu batas wilayah kabupaten, tugu pahlawan, tugu identitas kota, g. Bangunan sejarah, h. Alun-alun kota dan taman kota, i. Alat pengatur isyarat lalu lintas, j. Jembatan pada sungai, badan sungai, saluran, k. Objek wisata milik pemerintah/pemerintah daerah, l. Trotoar,  m. Melintang pada jalan negara, jalan provinsi dan jalan kabupaten, n. Pohon-pohon pada turus jalan, o. Tiang listrik/tiang telpon, p. Persimpangan jalan sampai dengan 50 meter, q. Halte, lingkungan terminal, r. Median jalan/pagar pembatas jalan, s. Jalan protokol dan t. Lokasi kampanye yang ditetapkan.

3. Pelarangan pemasangan alat peraga kampanye sebagaimana dimaksud pada angka 2 huruf t diperbolehkan dipasang pada saat jadwal kampanye rapat umum yang sudah ditetapkan oleh KPU kabupaten Paluta.(dek9)



Komentar Anda

Berita Terkini