Mahasiswa Desak Pemko Padangsidimpuan Tutup Cafe Remang-Remang

Harian 9 author photo
Anggota DPRD Kota Padangsidimpuan H Marataman Siregar, SH memberikan tanggapan dihadapan mahasiswa IMM Cabang Tapanuli Selatan-Padangsidimpuan saat menggelar unjuk rasa di halaman Kantor DPRD Kota Padangsidimpuan, Jumat (14/9). (Foto: Riswandy)


PADANGSIDIMPUAN| HARIAN9
Elemen mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Tapanuli Selatan-Padangsidimpuan mendesak Pemerintah Kota (Pemko) Padangsidimpuan menutup cafe remang-remang yang banyak berdiri di sekitaran bukit Simarsayang dan Jalan HM Nurdin (By Pass) dan diduga sering dijadikan praktek asusila bagi kalangan muda-mudi maupun pasangan berlainan jenis, sehingga meresahkan masyarakat khususnyadi Kota Padangsidimpuan.

Demikian salah satu butir pernyataan sikap mahasiswa IMM Cabang Tapanuli Selatan-Padangsidimpuan saat menggelar unjuk rasa di halaman Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padangsidimpuan, Jumat (14/9).

Pernyataan sikap yang ditandatangani Ketua Umum IMM Cabang Tapanuli Selatan-Padangsidimpuan Rahmad Darmawan Daulay dan Sekretaris Ahmad Rasyid Nasution juga menyampaikan beberapa hal, diantaranya agar pemerintah menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), mendesak seluruh Kementrian terkait agar secepatnya menstabilkan perekonomian Indonesia dan meminta TNI-Polri agar tetap menjaga netralitas demi keutuhan NKRI.

Usai menyampaikan orasinya, anggota DPRD Kota Padangsidimpuan H. Marataman Siregar, SH dari Fraksi Hati Nurani Rakyat (Hanura) yang menerima aspirasi mahasiswa menyambut baik atas kedatangan para mahasiswa yang menyampaikan orasi secara tertib.

“Apa yang adik-adik suarakan ini akan kami sampikan ke pimpinan dan juga kami jadikan pandangan Fraksi di DPRD nantinya, apalagi menyangkut maraknya cafe remang-remang  yang berdiri di berbagai lokasi sehingga membuat citra buruk Kota Padangsidimpuan dan ini perlu di tutup dan ditertibkan,“ ujar Ketua DPC Hanura ini.    

Usai mendengarkan penjelasan dari anggota DPRD Kota Padangsidimpuan, para mahasiswa yang berjumlah sekira 25 orang akhirnya membubarkan diri dengan tertib. Sementara personil kepolisian dari Polres Padangsidimpuan bersama Satpol PP Kota Padangsidimpua turut mengkawal mahasiswa agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. (Wan9)
Editor: Mardan H Siregar








Komentar Anda

Berita Terkini