Menkeu: Gunakan Dana Pendidikan Untuk Optimalkan SDM Indonesia

Harian 9 author photo


JAKARTA| HARIAN9
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengajak para pendidik dan peneliti untuk aktif memanfaatkan alokasi anggaran pendidikan bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia. 

Hal ini disampaikannya, pada Forum Riset Life Science dengan tema “Riset dan Inovasi Bidang Science yang Berkelanjutan di Indonesia” di Hotel Pullman, Central Park, Jakarta, Kamis (13/09).

Menurutnya, kualitas SDM Indonesia akan meningkatkan daya saing dan ekspor barang dan jasa Indonesia di tengah gejolak perekonomian global yang berubah sangat cepat. 

Namun demikian, permasalahan yang dihadapi saat ini adalah kelemahan dalam memprioritaskan penggunaan budget pendidikan sehingga dampaknya belum optimal dalam peningkatan kualitas SDM Indonesia dalam menghadapi persaingan global. 

“Persoalan di Indonesia tentu saja tidak hanya uangnya tapi how we are going to spend it, bagaimana menggunakan dan mengelolanya. APBN itu naik terus. (Sekarang anggaran pendidikan) 400 triliun. Oleh karena itu, saya ingin seluruh konstituen dari para pendidik dan penelitian harusnya makin aktif untuk bisa menjaga agar alokasi anggaran pendidikan yang makin besar itu ada hasilnya,” katanya.

Dari sisi Pemerintah, Sri menegaskan bahwa Pemerintah saat ini sangat peduli terhadap peningkatan daya saing Indonesia, misalnya melalui alokasi anggaran pendidikan 20 persen dari APBN. Untuk menciptakan daya saing, yang paling penting adalah manusianya.

"Di dalam 20 persen anggaran kita adalah untuk pendidikan. 5 persen untuk kesehatan. Sekitar 10 persen untuk safety nett. Kalau sekarang hari ini adalah life science dan ini adalah tujuannya untuk membangun comparative advantage Indonesia maka kita perlu untuk mendefinisikan prioritas kita dimana, kekuatan kita dimana, apa yang harus kita lakukan,” pungkas Menkeu. (kemenkeu/03)
Editor: Mardan H Siregar



Komentar Anda

Berita Terkini