Napi Sebuh Dari Sakit Kembali ke Sel Bawa Bontot Jadi Penyakit

Harian 9 author photo
LANGKAT| HARIAN9
Reza Vahlepi Lubis seorang tahanan nara pidana (napi) penghuni Lapas narkoba Simpang Ladang Desa Cempa Kecamatan Hinai, tiba-tiba mengeluhkan dan mengelupur kesakitan bagian dalam perutnya. Melihat hal itu petugas cemas takut kondisi penyakitnya bisa makin sangat parah. Maka segera petugas membawanya ke RSUD Tanjungpura Kabupaten Langkat. Setibanya sampai dirumah sakit, pihak rumah sakit menyarankan agar dilakukan rawat inap terhadap pasien.

Namun besoknya, Kamis (06/09/2018) petugas rumah sakit, menghubungi  petugas lapas menyampaikan, kalau pasien tersebut sudah dianggap sembuh dan  bisa dibawa kembali ke Lapas.

Maka petugas sipir melakukan penjemputan terhadap Reza untuk dibawa kembali masuk kedalam kerangkeng tahan narkotika kelas III B.  Setibanya didepan gerbang Lapas saat dilakukan pemeriksaan oleh petugas atas barang bawaannya, dari dalam tas plastik yang berisi nasi ditemukan sebuah bungkusan kecil yang diduga narkotika jenis sabu seberat 250 gram.

Pengakuan Reza barang haram itu diperolehnya dari salah seorang temanya yang menjenguknya saat berada dirumah sakit. Demikian kronologis penemuan barang haram disampaikan oleh Kepala Lapas Narkoba Kelas III Langkat Bahtiar Sitepu kepada wartawan melalui WhatsApp, Kamis (06/09/2018).

diceritakan, sebelumya yang bersangkutan dihukum selama 4 tahun ditambah lagi 4 tahun dengan kasus yang sama. Kini untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya Reza Vahlepi Lubis, diserahkan pihak Lapas ke Polres Langkat untuk proses hukum lebih lanjut.

Disebutkan, hal tersebut dilakukan sesuain perintah Kakanwil dan Kadivpas Kanwil Kemenkumham Sumut dalam pemberantasan Narkoba di Lapas dan Rutan terangnya.(hs9)


Komentar Anda

Berita Terkini