Pagelaran Seni Budaya Lintas Etnis, Upaya Merajut Kebersamaan

Harian 9 author photo
Kadis Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kota Padangsidimpuan Mahlil Harahap. (Foto:  Riswandy)                                                                       


PADANGSIDIMPUAN| HARIAN9
Dalam upaya merajut kebersamaan atar etnis yang ada di Kota Padangsidimpuan, Pemerintah Kota (Pemko) Padangsidimpuan  melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kota Padangsidimpuan akan melaksanakan Pagelaran Seni Budaya Lintas Etnis Kota Padangsidimpuan tahun 2018 yang akan berlangsung di Alaman Bolak Padangsidimpuan.

“Kegiatan ini merupakan program tahunan Pemko Padangsidimpuan melalui Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan antara pemerintah dengan masyarakat untuk merekatkan anak bangsa yang secara sosiologis kultural yang memiliki perbedaaan horizontal,“ ujar Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Mahlil harahap, Jumat (14/9).

Dikatakannya, kegiatan pagelaran seni atra etnis yang akan dibuka Pekabat (Pj) Walikota Padangsidimpuan DR H sarmadan hasibuan, SH, MM juga bagian dari pendidikan multikultural sebagai wujud penguatan karakter bangsa.

“Pagelaran ini menjadi moment yang sangat berharga. Misi besar yang dilaksanakan oleh Pemko Padangsidimpuan adalah untuk merajut simpul-simpul perbedaan yang ada, baik karena perbedaan etnis, adat istiadat, agama, budaya, bahkan pandangan politik di Kota Padangsidimpan,“ katanya.

Ia menambahkan, dalam pagelaran seni abtar etnis ini akan diikuti 9 etnis yang ada di Kota Padangsidimuan dan akan tampil mempromosikan seni dari etnis masing-masing, seperti etnis Batak Angkola, etnis Batak Mandailing, etnis Batak Toba, etnis Batak Simalungun, etnis Batak Karo, etnis Nias, etnis Tionghoa, etnis Minang dan etnis Jawa.

“Kegiatan tersebut akan menyajikan 9 seni budaya dari masing-masing etnis yang ada di Kota Padangsidimpuan dan akan dibawakan oleh berbagai kelompok etnis dan komunitas seni,“ tuturnya.

Diungkapkannya, Kota Padangsidimpuan didiami bermacam-macam etnis bahkan agama. Karena itu Kota Padangsidimpuan yang majemuk dan heterogen harus bisa menjadikan perbedaan itu sebagai rahmat dan persamaan itu adalah amanat.

Dalam kesempatan  yang itu, Mahlil mengajak semua pihak menjaga kedamaian, keamanan, dan ketertiban agar menjadi pondasi dasar dalam membangun Kota Padangsidimpuan yang aman, damai dan nyaman.

“Diharapkan dengan pagelaran seni antar etnis ini, semua pihak dapat menumbuhkan kesadaran dan tanggung jawab moral dan politik di dalam diri bahwa berbeda adalah sunatullah. Seluruh komponen masyarakat yang berhimpun dalam gerakan etnis harus mampu berbaur, tidak mengeksklusifkan diri sehingga melalui kegiatan budaya ini bisa saling kenal-mengenal,“  paparnya. (Wan9)
Editor: Mardan H Siregar



Komentar Anda

Berita Terkini