Polres Tapsel Ringkus Tersangka Pelaku Penganiayaan Nazir Mesjid Al Hilal Gunungtua

Harian 9 author photo
Polres Tapsel berhasil meringkus tersangka pelaku pembunuhan Mesjid Al Hilal Gunungtua. Pelaku dilumpuhkan dengan timah panas karena mencoba melarikan diri, Jumat (14/9). (Foto: Akhir S Rambe)


PALUTA| HARIAN9
Jajaran Satuan Reserse dan Kriminal Kepolisian Resort Tapanuli Selatan (Polres Tapsel) akhirnya berhasil mengungkap dan menciduk pelaku penganiayaan nazir mesjid di kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) hingga meninggal dunia yang terjadi pada hari Senin (10/9) lalu.

Pelaku terpaksa dilumpuhkan dengan ‘timah panas’ karena melakukan perlawanan dan berusaha untuk melarikan diri.

Kapolres Tapsel AKBP Muhammad Iqbal Sik melalui Kasat reskrim Polres Tapsel AKP Ismawansah kepada sejumlah awak media melalui pesan whatsapp nya membenarkan bahwa pihak nya telah mengamankan tersangka 338 KUHPidana Subsider Pasal 351 ayat 3 KUHP Pidana atas nama Chairul Anwar alias Kero (24) warga desa Huta Padang, Kecamatan Hutaimbaru, Kota Padangsidimpuan atas dugaan ‘Penganiayaan yang mengakibatkan kematian’ yang dilakukannya terhadap korban H Adam Nur Harahap (67) yang merupakan nazir Mesjid Al Hilal, Lingkungan III pasar Gunung Tua, kecamatan Padang Bolak, kabupaten Paluta.

Menurut Ismawansah, pengungkapan kasus ini berhasil berdasarkan olah TKP dan keterangan saksi-saksi yang setelah di dalami, didapatkan bukti petunjuk yang menjurus kepada si tersangka. 

“Setelah olah TKP dan keterangan dari sejumlah saksi serta bukti-bukti, pada hari Jumat (14/9) sekitar pukul 20.00 WIB, kita berhasil mengamankan tersangka di jalan  Willem Iskandar, kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan,” katanya.

Masih menurut Kasat, kronologis penangkapan yakni pada hari Jumat (14/9) sekira pukul 20.00 Wib berdasarkan hasil penyelidikan terhadap tersangka Chairul Anwar Alias Arul Alias Kero diketahui keberadaan nya di seputaran Sadabuan, kecamatan Padang Sidempuan Utara, Kota Padangsidimpuan.

Mengetahui keberadaan tersangka, kemudian team yang dipimpin langsung oleh Kasatreskrim Polres Tapsel AKP Ismawansah melakukan meving diseputaran Sadabuan yang pada 2 hari sebelumnya team ini juga sudah terlebih dahulu melakukan meving hingga diketahui keberadaan tersangka. 

Tak ingin buruannya lepas, tim yang di komandoi langsung oleh AKP Ismawansah bergerak menuju ke TKP di jalan Willem Iskandar, kecamatan  Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan. 

Saat akan di amankan tersangka mencoba melarikan diri, yang membuat petugas terpaksa mengambil tindakan tegas dan terukur.

"Saat hendak kita amankan, tersangka mencoba melarikan diri, terpaksa kita melakukan tindakan tegas dan terukur kearah kaki tersangka dengan tujuan melumpuhkan. Setelah kita berhasil mengamankan tersangka kemudian kita bawa ke RSUD kota Padang Sidimpuan untuk mendapatkan pengobatan,” jelasnya. 

Selanjutnya tersangka diamankan ke Mapolres Tapsel guna proses lebih lanjut. Sedangkan untuk motif dari pelaku masih didalami. Dugaan sementara pelaku nekat melakukan menyerang korban dengan menggunakan kaca nako akibat kepergok sedang ‘Ngelem’ dilantai II Mesjid Sebelumnya, H. Adam Nur Harahap, 65, warga Lingkungan 3 Pasar Gunungtua, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Padanglawas Utara (Paluta), yang sehari-harinya sebagai nazir Masjid Al-Hilal Lingkungan 3 Pasar Gunungtua, Kecamatan Padang Bolak, kabupaten Paluta, ditemukan tergeletak di lantai dengan kondisi penuh luka dibagian tubuhnya pada Senin (10/9) sekira pukul 18.30 WIB.

Atas kejadian tersebut, H. Adam Nur Harahap dilarikan ke Rumah Sakit Aek Haruaya. Namun melihat kondisi korban cukup kritis sehingga dirujuk ke RSUD Padangsidimpuan. Dan pada Selasa (11/9) sekira pukul 16.00 Wib, korban meninggal. (Kadek9)
Editor: Mardan H Siregar 




Komentar Anda

Berita Terkini