Preman Kocar-Kacir Saat Dirazia Polisi, 17 Orang Diamankan

Harian 9 author photo



PADANGSIDIMPUAN| HARIAN9
Polres Padangsidimpuan meringkus 17 orang, dalam operasi premanisme yang digelar di sejumlah lokasi di wilayah hokum Polres Padangsidimpuan dalam rangka cipta kondisi atau kegiatan kepolisian yang ditingkatkan, Selasa (4/9/2018).

Dari pantauan, operasi premanisme yang berlangsung sekira 3 jam dan melibatkan 50 orang personil, dipimpin langsung Kapolres Padangsidimpuan AKBP Hilman Wijaya, SIK, MH bersama Waka Polres Kompol H. Syafaruddin Hasibuan SH, didampingi Kabag Ops Kompol Aswat Tarigan, SH, Kasat Sabhara AKP Rudi Siregar SH, KBO Sat Reskrim Iptu Irsan Bakti, Kasi Propam Ipda Niagara Siregar dan para Kanit sejajaran Polres Padangsidimpuan.

Para preman yang berhasil diciduk rata-rata masih berusia muda dan dianggap telah meresahkan masyarakat dengan sejumlah tindakan premanisme. Mereka kebanyakan diciduk polisi di seputaran terminal Batunadua Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua, terminal Pijor Koling Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, terminal Hutaimbaru Kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru dan di seputaran Pasar Sagumpal Bonang Kecamatan Padangsidimpuan Utara dengan modus melakukan pungutan liar melalui parkir liar, yakni meminta uang kepada sejumah pengendara yang memarkirkan kenderaannya.

Selain itu, polisi juga mengamankan sejumlah anak punk, pengamen dan tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP), pengemis hingga pemain judi. Bahkan dalam aksi razia tersebut sempat terjadi aksi saling kejar kejaran antara orang yang dicurigai sebagai preman dengan aparat kepolisian.

Tidak sampai disitu, polisi juga mengamankan beberapa orang pemuda mengenakan pakaian dinas salah satu instansi pemerintah untuk mengutip sejumlah uang dari supir ketika hendak masuk terminal.

Para preman dan pelaku pungli serta barang bukti yang berhasil diamankan, langsung kumpulkan dan di naikkan ke truk Dalmas selanjutnya digelandang di Mapolres Padangsidimpuan untuk di data dan di proses, sesuai tingkat kesalahan masing-masing.

Kapolres Kota Padangsidimpuan AKBP Hilman Wijaya SIK.MH mengatakan, operasi premanisme yang digelar ini dalam rangka melaksanakan kegiatan Cipta Kondisi, yakni kegiatan Kepolisian yang di tingkatkan di wilayah hukum Polres Padangsidimpuan.

“Selain untuk menciptakan iklim yang kondusif di Kota Padangsidimpuan, razia preman juga dilakukan untuk memberantas kejahatan jalanan dan operasi ini akan terus digelar, termasuk razia preman denagn aksi preman terselubung, yang secara diam-diam memeras instansi atau perusahaan yang ada di Kota Padangsidimpuan, “ ujar Kapolres.

Dia menyebutkan, razia preman ini merupakan instruksi langsung dari Kapolda Sumatera Utara dan pihaknya berjanji akan melanjutkannya secara intensif. Bahkan sebelum ini Polres Padangsidimpuan sudah rutin melakukan operasi preman di sekitar pasar dan terminal.

“Seluruh preman yang berhasil diamankan sedang dilakukan pendataan dan pembinaan dan para preman yang tertangkap tangan dalam kasus judi akan dijerat pasal 303 KUHP, sementara orang yang melakukan pungli didalam terminal akan diberi pembinaan dan bimbingan, “ terangnya.  (Wan9)

Komentar Anda

Berita Terkini