Sidang Paripurna DPRD Sumut Disoal

Harian 9 author photo

>>> Muhri : Kita Ini Sedang Sidang Istimewa, Bukan Sekedar Dengarkan Cakap-cakap

MEDAN | HARIAN9
"Izin Pimpinan! Mana salinan teks pidato Gubernur? Kenapa salinan tidak ada salinannya di meja? Salinan teks pidato Gubernur sangat penting, sebab pendengaran masing-masing orang berbeda. Ini kesalahan fatal!"


Demikian kritik Muhri Fauzi Hafiz, Anggota DPRD Sumut yang mengikuti
sidang paripurna istimewa di gedung DPRD Sumut, Senin (10/9/2018). Ia dan sejumlah anggota dewan lainnya merasa kecewa karena ketiadaan salinan teks pidato Gubernur Sumut, Letjen TNI (Purn) Edy Rahmayadi di meja masing-masing anggota dewan.

"Kita ini sedang acara istimewa, bukan sekedar dengarkan cakap-cakap," keluh Muhri lewat pesan singkat.

Untuk itu Muhri meminta agar sidang paripurna kali ini diskor atau ditunda terlebih dahulu, sampai salinan teks pidato Gubernur Sumut sampai ke masing-masing meja anggota dewan.
Tapi sayang, permintaan tersebut tidak dituruti oleh Ketua DPRD Sumut, Wagirin Arman yang memimpin sidang paripurna.

"Terima kasih atas masukannya. Nanti setelah paripurna selesai akan disampaikan kepada masing-masing anggota dewan salinan teks pidato Gubernur," ungkapnya.

Saat ini sidang paripurna tengah berjalan, Gubernur Sumut Letnan Jendral TNI (Purn) Edy Rahmayadi sedang membacakan pidato perdananya di gedung DPRD Sumut.(js/h9)


Komentar Anda

Berita Terkini