Terkait Kasus ASN Paluta Cabuli Anak, Pengakuan Anak Saya Sudah 5 Kali Dilakukannya!

Harian 9 author photo


PALUTA| HARIAN9
Terkait kasus oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di duga melakukan pelecehan seksual, inilah pengakuan orangtua anak yang menjadi korban di duga mengalami pelecehan seksual.

"Pengakuan anak saya, pelaku sudah melakukan perbuatan cabul ini sebanyak 5 kali dengan menyuruh korban untuk memegang kemaluan yang dilakukan didalam rumah tersangka 4 kali dan di samping rumah satu kali," kata orangtua korban berinisial H di kediamannya, Rabu (5/9/2018).

Selain itu, keluarga si pelaku juga sudah sering mendatangi pihak keluarganya untuk membicarakan permasalahan ini dan meminta agar berdamai dan dibicarakan secara kekeluargaan. Di saat proses pembicaraan ini, si pelaku juga mengakui perbuatannya dan mengaku khilaf atas kejadian tersebut. 

"Pihak keluarganya sudah mendatangi keluarga kami untuk meminta damai. Saat pembicaraan itu, pihak keluarganya menyampaikan jika pelaku juga mengakui perbuatannya dan mengaku khilaf," ujarnya.

Dikatakannya, akibat perbuatan yang dilakukan terduga pelaku ini sudah membuat efek trauma terhadap anaknya yang saat ini masih duduk dibangku kelas 5 SD. Untuk itu, ia berharap agar pihak kepolisian dapat segera memproses terduga pelaku sesuai dengan hukum yang berlaku.

Sebelumnya, Diduga melakukan perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur, seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkab Paluta dipolisikan. Oknum ASN berinisial AKH itu, diketahui beralamat di Kecamatan Padang Bolak.

Orangtua korban, H, saat diwawancara membenarkan bahwa anaknya yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) telah menjadi korban pelecehan seksual dan pencabulan.

Katanya, kasus pencabulan ini terjadi sekitar dua tahun lalu saat anaknya masih duduk di bangku kelas 3 sekolah dasar. Kejadian ini diketahui berawal dari tingkah laku anaknya yang mulai mencurigakan dan berperilaku menyimpang.

Merasa ada yang mencurigakan, ia selaku orangtua pun lalu menginterogasi anaknya dan saat di interogasi itulah anaknya mengaku pernah di cabuli oleh AKH. 

“Memang sudah dilaporkan ke Polres Tapsel. Anak saya mengakui bahwa memang terlaporlah pelakunya makanya kita laporkan ke polisi,” katanya.

Mendengar pengakuan anaknya itu, ia pun langsung melaporkan kejadian itu ke Polres Tapsel dengan nomor: LP/213/VIII/2018/SU/Tapsel tertanggal 13 Agustus 2018.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Tapsel AKP Ismawansa dikonfirmasi membenarkan adanya laporan dugaan kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur. “Iya benar ada laporan dan sedang di tindak lanjuti,” kata AKP Ismawansa, Selasa (4/9/2018).

Masih kata AKP Ismawansa, terlapor atas nama AKH sudah dipanggil dan diperiksa namun si terlapor belum mengakui perbuatannya yang dituduhkan kepada nya.

“Sudah diperiksa terlapor, namun tidak mengakui perbuatannya. Penyidik saat ini masih melengkapi alat bukti lain,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan AKH belum dapat dimintai keterangannya berhubung sudah seminggu AKH tidak masuk kerja tanpa alasan yang jelas.(dek9)
Komentar Anda

Berita Terkini