Wakapolsek Medan Baru Pimpin PAM Unras Di Kantor Gubsu

Harian 9 author photo




MEDAN| HARIAN9
Wakil Kepala Polisi Sektor (Wakapolsek) Medan Baru AKP Sangkot Simare-mare, SH, MH, pimpin Pengamanan (PAM) unjuk rasa dari Manager Advokasi dan Kampanye WALHI Sumut, Fhiliya Himasari Sinulingga bersama dengan Penggiat Lingkungan, Mahasiswa USU, Nomensen, Methodist dan Masyarakat terdampak PLTU, menolak Penggunaan Energi Kotor batu bara di Sumut di Kantor Gubsu Jalan Pangeran Diponegoro Medan, Jum'at (7/9/2018).

Dalam orasinya, mereka menuntut dan menolak penggunaan energi kotor batu bara di Sumatera Utara, PLTU Unit 1 dan 2 dipangkalan Susu Kabupaten Langkat Provinsi  Sumaters Utara diduga sangat mengancam kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan karena nenggunakan batubara sebagai bahan utama untuk PLTU ini dinilai sangat berdampak buruk terhadap masyarakat terutama nelayan dan petani. 

Hal ini dapat dilihat di sekitar  Desa Pulau Sembilan Kecamatan Pangkalan Susu Kabupaten Langkat Provinsi Sunatera Utara yang mana ada + -- 660 Kepala Keluarga yang mendapatkan listrik hanya + -- 11 jam dalam sehari.

Artinya PLTU yang dibangun belum benar - benar memberikan dampak positif untuk masyarakat di sekitar PLTU Pangkalan Susu, PLTU Pangkalan Susu ini hanya salah satu contoh yang dapat mengancam mata pencaharian masyarakat di sekitar PLTU Pangkalan Susu yang terdiri dari nelayan, pertanian serta masyarakat lainnya yang tergantung mata pencaharian dari petani dan perikanan, jika ini dibiarkan terus maka akan berpotensi menimbulkan konplik dan pemerintah untuk dapat memanpaatkan energi bersih atau energi baru terbarukan serta menghentikan energi kotor batubara. 

Dalam melaksanakan orasi dari pihak kantor Gubsu tidak ada yang menerima karena ada rapat. Dan pengunjuk rasa pulang dengan tertib, aman dan lancar. (HJ9)

Wakapolsek Medan Baru AKP Sangkot Simare-mare, SH, MH, pimpin Pengamanan (PAM) unjuk rasa di Kantor Gubsu. (Foto: Joko Hendro)


Komentar Anda

Berita Terkini