BKMT Sebagai Wadah Tukar Menukar Informasi Antar Sesama

Harian 9 author photo
TAPSEL|H9
Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) merupakan wadah tukar menukar informasi antar  sesama baik dibidang keagamaan, kemasyarakatan maupun perekonomian dan disamping sebagai wadah silaturrahmi BKMT juga merupakan sarana peningkatan ilmu keagamaan dan keimanan serta ketaqwaan kepada Allah SWT.

Hal itu diungkapkan Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Syahrul M. Pasaribu dihadapan 500 jemaah yang hadir pada saat menghadiri pengajian akbar BKMT di Kelurahan Sitinjak, Lingkungan VI Pagaran, Kecamatan Angkola Barat, Rabu (17/10)

Pengajian akbar BKMT tersebut dihadir, anggota DPRD Tapsel Harmeini Batubara, Sekretaris KNPI Tapsel Dolly P. Pasaribu, Camat Angkola Barat Maruhum Hot Taufik, Ketua Dharma Wanita, Lurah/Kepala Desa, PKK Kecamatan,  MUI Kecamatan, tokoh agama, tokoh masyarakat dan para ibu-ibu pengajian BKMT serta menhadirkan penceramah Al Ustadz Fahri Nasution.

Lebih lanjut Syahrul mengucapkan apresiasi atas tingginya animo masyarakat Tapsel yang ikut pengajian akbar BKMT, yang saat ini jumlah anggotanya berkisar 22.000 jamaah serta kekompakan antar BKMT hingga saat ini cukup terjaga. 

“ Saya berharap kepada seluruh yang hadir mari terus kita tingkatkan hubungan Ukhuwah Islamiyah serta tetap menjaga persatuan dan kekompakan antar sesama muslim, “ harap Syahrul.

Camat Angkola Barat Maruhum Hot Taufik dalam sambutannya mengungkapkan rasa gembiranya atas banyaknya yang hadir pada pengajian akbar BKMT Kecamatan Angkola Barat tersebut. Bahkan ia tidak menyangka begitu ramai dan antusiasnya para ibu-ibu yang menghadiri pengajian tersebut.

Tokoh masyarakat Angkola Barat Mashuri Harahap mengucapkan terima kasih atas terselenggaranya acara pengajian tersebut dan secara khusus juga mengucapkan terima kasih kepada Bupati Tapsel yang telah melaksanakan pembangunan di Tapsel khususnya di Kelurahan Sitinjak Lingkungan VI Pagaran.

Sementara Al Ustadz Fahri Nasution dalam inti tausiahnya mengajak ummat Islam untuk menaga kekompakan dalam menjalin Ukuwah Islamiyah, apalagi saat ini adalah tahun tahun politik.

“ Mari cerdas dalam berfikir,  dalam menerima dan menyebarkan berita yang kita terima sehingga tidak menjadi berita hoax, yang tidak saja merugikan banyak orang, tetapi juga merukikan diri kita sendiri,” ajaknya. (Wan9)




                                                                           
                         



Komentar Anda

Berita Terkini