Indonesia Raup Transaksi USD.11 Juta di Saudi Agrofood

Harian 9 author photo

JEDDAH| H9
Delegasi Indonesia berhasil meraup transaksi sebesar USD.11 juta dalam pameran Saudi Agrofood yang digelar pada 7─10 Oktober 2018 di Riyadh International Convention and Exhibition Center, Riyadh, Arab Saudi. 

Pameran Saudi Agrofood merupakan salah satu pameran internasional terbesar di Riyadh yang diikuti sebanyak 300 perusahaan dari 33 negara di bidang agrofood, pengolahan makanan dan minuman (mamin), pertanian, pertanian, dan perkebunan.

"Keikutsertaan pada pameran ini merupakan upaya perwakilan perdagangan Indonesia di Arab Saudi untuk meningkatkan ekspor nonmigas, khususnya produk mamin Indonesia," ujar Kepala Indonesian Trade Promotion Center Jeddah Gunawan.

Total transaksi senilai USD.11 juta dihasilkan dari CV Global Mulyo Mandiri dengan komoditas gaharu dan minyak esensial sebesar USD.541.933; PT Niramas Utama dengan komoditas jeli kelapa (nata de coco), kelapa parut, dan kelapa muda kering senilai USD.40.500; PT Rezeki Inthi Artha dengan komoditas bubuk coklat, tuna kaleng, dan buah nanas sejumlah USD.600.000; serta PT Blue Star Anugerah dengan komoditas ikan segar, tuna kaleng, dan ranjungan sebesar USD.10,68 juta.

Konsulat Jenderal RI (KJRI) Jeddah dan Kedutaan Besar RI Riyadh memfasilitasi 10 stan bagi pengusaha Indonesia yang ingin melakukan ekspansi pasar di Arab Saudi. Perusahaan yang berpartisipasi dalam pameran ini adalah CV Global Mulyo Mandiri (rempah-rempah, cengkeh, asam jawa hitam, gaharu, dan minyak esensial); PT Niramas Utama (produk minuman kemasan Inaco); serta PT Rezeki Inthi Artha Tuna (bubuk coklat dan koktail nanas kalengan).

Selain itu, pameran ini juga dihadiri oleh PT Blue Star Anugrah (makanan laut), PT Smexindo Garuda Citi (gaharu, kayu manis coklat, dan lada); PT Sasa Inti (bumbu Sasa, tepung instan, sambal botol, dan penyedap rasa); PT ABC President Indonesia; serta Alraqeeb Universal Group (sambal, Mi ABC, dan Kacang Garuda).

"Indonesia merupakan satu-satunya negara di wilayah Asia yang mengikuti pameran. Sedangkan peserta lainnya berasal dari negara-negara di kawasan Timur Tengah, Afrika, Eropa, dan Amerika," tambah Gunawan.

Selama pameran, stan Indonesia ramai dikunjungi pengunjung dari negara Arab Saudi dan wilayah Timur Tengah. Penyelenggara pameran Riyadh Exhibitions Company bahkan melakukan wawancara terhadap pengusaha Indonesia untuk dijadikan sebagai dokumentasi profil dan promosi kegiatan pameran yang akan datang.

"Sebagai tindak lanjut dari pameran ini, Kemendag, KJRI Jeddah, Kementerian Luar Negeri, kementerian/lembaga terkait dengan perdagangan, investasi, dan pariwisata bekerja sama dengan PT Wahyu Promo Citra akan menyelenggarakan Indonesia Expo Jeddah dan misi dagang Indonesia yang akan digelar pada 28 November─1 Desember 2018 di Kawasan Jeddah Exhibition and Trade Centre, Arab Saudi," pungkas Gunawan.( rel/03)
Editor: Mardan H Siregar



Komentar Anda

Berita Terkini