Kerjasama Dua BPJS Upaya Sinergikan Fungsi dan Efektifitas Program

Harian 9 author photo
BANDA ACEH|  H9 
Untuk mewujudkan kesejahteraan yang seluas-luasnya bagi seluruh masyarakat Indonesia, atas amanah Undang-Undang nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional dan Undang-Undang nomor 24 Tahun 2011 Tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial, pemerintah Republik Indonesia telah berhasil melaksanakan lima program jaminan sosial, yaitu program Jaminan Kesehatan yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan, serta program jaminan kecelakaan kerja, jaminan hari tua, jaminan pensiun dan jaminan kematian yang diselenggarakan oleh BPJS Ketenagakerjaan.

Deputi Direksi BPJS Kesehatan Wilayah Sumatera Utara dan Aceh, Mariamah menjelaskan bahwa penandatanganan perjanjian kerja sama ini merupakan upaya untuk mensinergikan fungsi kedua institusi agar dapat berjalan lebih efektif, efisien dan terkoordinasi dengan baik mulai dari tingkat wilayah hingga ke tingkat kantor cabang (Kabupaten/Kota).

"Meskipun memiliki core business yang berbeda, BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan diberikan beberapa wewenang yang sama seperti misalnya dalam hal pemeriksaan kepatuhan badan usaha, juga memiliki target peserta yang beririsan. Harapannya, setiap penduduk Indonesia terlindungi dengan jaminan sosial yang komprehensif, mencakup seluruh program jaminan sosial yang ditentukan dalam Undang-Undang”, jelasnya,kepada media di Banda Aceh, Kamis (11/10/2018).

Ditambahkan,untuk saling mendukung pelaksaan program yang menjadi tugasnya masing-masing, kedua instansi badan publik tersebut terus berupaya untuk memperkuat sinergi. Menindaklanjuti perjanjian kerjasama yang telah ditandatangani dan dilaksanakan di tingkat pusat.

Dalam kesempatan ini juga kedeputian Wilayah Sumatera Utara dan Aceh BPJS Kesehatan menandatangani perjanjian kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Sumbagut, diikuti dengan penandatanganan kerjasama antara pimpinan Kantor Cabang BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan di seluruh wilayah Sumatera Utara dan Aceh.

Sementara itu ruang lingkup kerjasama yang disepakati mencakup peningkatan perluasan kepesertaan, peningkatan kualitas pelayanan, peningkatan kepatuhan badan usaha dan penegakan hukum, serta bentuk kerja sama lain yang mungkin disepakati kedua belah pihak.

Dengan kerjasama ini, kedua BPJS akan bekerja berdampingan dalam berbagai aktivitas dan pelaksanaan program jaminan sosial, seperti melakukan pertukaran data dan informasi kepesertaan, bersama-sama melakukan sosialisasi program dan pemeriksaan kepatuhan badan usaha, serta peningkatan kapasitas SDM untuk mendukung optimalisasi kinerja pegawai terutama menyangkut pelayanan kepada peserta.(Jae9)




Komentar Anda

Berita Terkini