Membangun Desa Harus Dilandasi Kejujuran, Keikhlasan dan Disiplin

Harian 9 author photo
TAPSEL| H9
Dalam membangun Desa kita harus menjunjung tinggi kejujuran,  keikhlasan yang didasari dengan disiplin. Sebagai contoh kecil dalam usaha ikut membangun desa diantaranya adalah dengan menjaga kebersihan di desa masing-masing. Hal itu disampaikan Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel) Syahrul M Pasaribu, diwakili Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa M. Yusuf Nasution SP, saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Latihan Pengelolaan Program dan Penyuluhan Tim Penggerak PKK (LP3K-TP PKK) untuk dua Kecamatan masing-masing  Kecamatan Saipar Dolok Hole (SD Hole) dan Kecamatan Aek Bilah Kabupaten Tapsel yang dipusatkan di aula Kantor Camat SD Hole, Kamis (11/10/2018).

Kegiatan yang diikuti 140 orang peserta kader PKK Desa dan BPD dari dua Kecamatan tersebut, dihadiri  Ketua TP PKK Kabupaten Tapsel Ny. Syaufia Lina Syahrul M Pasaribu selaku narasumber, Camat SD Hole Adil Makmur Pangaribuan, sejumlah pimpinan OPD, Ketua TP PKK Kecamatan SD Hole, Ketua TP PKK Aek Bilah, serta undangan lainnya

Pada kesempatan itu Bupati berharap, PKK dapat bersinergi dengan kelembagaan pemerintahan Desa lainnya seperti BPD dan LPMD. Peran aktif PKK juga diharapkan dalam pelaksanaan Musrembang Desa sehingga kegiatan-kegiatan PKK dapat diakomodir pada anggaran yang berasal dari APBD dan Dana Desa dan kedepan akan mampu memberikan peran yang lebih besar dalam membangun Desa.

“Saya mengapresiasi seluruh Kepala Desa di Tapsel yang telah mengalokasikan dana desanya untuk kegiatan pembangunan Desa, yang salah satunya adalah pembinaan PKK, “ ujar Bupati.

Sementara Ketua TP PKK Kabupaten Tapsel Ny. Syaufia Lina Syahrul M Pasaribu dala paparannya selaku narasumber mengharapkan dengan terlaksananya kegiatan tersebut bisa meningkatkan kemampuan pengurus PKK dalam memahami tugas-tugasnya sehingga nantinya akan dapat berperan secara langsung bagi peningkatan pemberdayaan keluarga dalam masyarakat. 

Syaufia juga menjelaskan, PKK merupakan Gerakan Nasional yang terstruktur dan terencana mulai dari pusat sampai ke Desa, RT dan RW, dimana PKK memiliki program kerja yang sama di seluruh Indonesia yang saat ini Ketua Umum PKK Pusat dijabat oleh Ny. Erni Guntarti Tjahjo Kumolo istri dari menteri dalam negeri Tjahjo Kumolo.

Lebih lanjut Syaufia Lina mengatakan, syarat untuk menjadi anggota PKK sangatlah mudah yaitu terdaftar sebagai Warga Negara Indonesia baik laki-laki maupun perempuan. Selanjutnya orangnya harus waras atau tidak hilang ingatan dan tidak dalam pengampuan atau orang dibawah kuasa hukum, serta mempunyai jiwa relawan (bekerja tanpa pamrih).

“Dalam organisasi PKK, juga diisi oleh orang-orang hebat yang bekerja tanpa pamrih yang muaranya untuk keluarga yang sejahtera. Membangun PKK dengan melalui 10 program PKK yang dibagi kepada 4 kelompok kerja. Sedangkan sumber keuangan PKK sendiri berasal dari APBN melalui Dana Desa, APBD dan sumbangan lain yang tidak mengikat, “ ujar Syaufia. 

Syaufia Lina juga meminta di Tahun 2018 semua desa harus mempunyai Bumdes dalam usaha menggerakkan ekonomi kerakyatan. Selain itu seluruh PKK Desa juga harus menyusun program dalam menggunakan dana desa agar bisa menjadi perempuan bijak di desa dalam menggerakkan usaha yang berkelanjutan.

Camat SD Hole Adil Makmur Pangaribuan dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Ketua TP PKK Tapsel yang bersedia menjadi narasumber pada acara tersebut dan berharap agar materi yang disampaikan Ketua TP PKK Tapsel bisa membawa manfaat kepada seluruh Kader Desa khususnya dan masyarakat Kecamatan SD Hole dan Aek Bilah umumnya. 

“Kegiatan yang dananya bersumber dari Dana Desa tersebut juga diharapkan bisa meningkatkan keterampilan dalam membangun kesamaan persepsi guna pemberdayaan PKK, “ terang Adil Makmur.

Usai acara, dilakukan penyerahan kaos  kepada seluruh kader PKK se-Kecamatan SD Hole dan Aek Bilah oleh Ketua PKK Tapsel yang didampingi Kaban PMD,  Camat SD Hole dan Camat Aek Bilah.  (Wan9)




Komentar Anda

Berita Terkini