Pimpinan Umum, Pimpinan Redaksi Beserta Seluruh Jajaran wartawan dan staf HARIAN9, Mengucapkan Selamat Sukses Atas Terbentuknya PD BARUPAS KOTA MEDAN Pimpinan Umum, Pimpinan Redaksi Beserta Seluruh Jajaran wartawan dan staf HARIAN9, Mengucapkan Selamat Kepada Saudara Ir. KHAIRI AMRI Atas Terpilih Menjadi KETUA PW BARUPAS SUMATERA UTARA PERIODE 2018 - 2023

Polisi dan Wartawan Berkomitmen Tolak Hoax

Harian 9 author photo

PADANGSIDIMPUAN| H9
Kepolisian Resort (Polres) Padangsidimpuan bersama wartawan yang tergabung dalam wadah Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) komit menolak informasi bohong (hoax), baik yang muncul di media informasi maupun media sosial (medsos).

Komitmen itu dinyatakan bersama dalam acara audiensi dan coffe morning antara jajaran pengurus dan anggota PWI Tabagsel dengan jajaran Polres Padangsidimpuan, sekaligus pernyataan anti Hoax oleh seluruh anggota dan pengurus PWI Tabagsel, di aula Mapolres Padangsidimpuan, Selasa (9/10).

Acara yang berlangsung penuh keakraban tersebut dihadiri Kapolres Padangsidimpuan AKBP Hilman Wijaya SIK, MH, Kabag Ops Kompol Aswat Tarigan, SE, Kasat Intelkam AKP Ahmad Fuazi, SH, Kasat Reskrim AKP H. Abdi Abdullah, SH, Kasubbag Humas Iptu Maria Marpaung, SE, para perwira se jajaran Polres Padangsidimpuan, Ketua PWI Tabagsel Hairul Iman Hasibuan M.Ikom, penasehat PWI M. Yusuf Siregar, serta pengurus dan anggota PWI Tabagsel.

Dalam sambutannya, Kapolres Padangsidimpuan AKBP Hilman Wijaya SIK, MH mengungkapkan, dirinya sudah mengenal lama organisasi PWI sebagai wadah tertua dan terbesar di Indonesia.

“Sebuah kebanggan bagi kami bisa menerima kunjungan pengurus dan anggota PWI di Mapolres Padangsidimpuan dan saya ucapkan terimakasih atas kehadiran dan gagasan pertemuan ini sehingga setiap pemberitaan dapat di cover oleh PWI. Saya berharap setiap berita yang disajikan bukan berdasarkan persepsi tapi harus sesuai fakta yang ada dan saya berharap pola pikir yang berbeda dapat diluruskan oleh PWI,“ terangnya.

Menurutnya, peran insan pers khususnya yang tergabung dalam PWI sangat besar dalam mendukung program kepolisian dalam menegakkan subremasi hukum, apalagi belakangan ini, masalah utama yang kerap muncul dan mengganggu kondusifitas masyarakat adalah beredarnya sejumlah informasi bohong (hoax).

“Informasi maupun berita hoax harus diberantas. PWI sebagai organisasi pers tertua dan terbesar tentu punya andil dalam memberantasnya dan kami akui, sebagai penegak hukum kami tidak mampu berjalan sendirin tanpa dukungan PWI,“ katanya.

Sementara Ketua PWI Tabagsel Hairul Iman Hasibuan M.IKom mengungkapkan, apresiasi atas hubungam baik yang terjalin selama ini dan diharapkannya, hubungan sinergitas PWI Tabagsel dengan Polres Padangsidimpuan dapat terus ditingkatkan.

Disisi lain, Iman juga memaparkan seputar struktural organisasi PWI mulai dari pusat, sejarah dan kontribusi PWI sejak kemerdekaan hingga dibukanya kran kebebasan pers diera reformasi. Kebebasan pers menjadi kebablasan, sehingga dibuatlah aturan atau regulasi profesi wartawan oleh dewan pers yang diatur dalam UU 40 Tahun 1999 dan kode etik jurnalistik.

“Ada sejumlah program utama dewan pers dan PWI dalam mengembalikan khittah pers yang profesional, salah satunya Uji Kopetensi Wartawan (UKW), sertifikasi perusahaan dan organisasi,“ tuturnya.

Disebutkannya PWI berdiri 9 Februari 1946 dan menjadi wadah wartawan satu-satunya hingga era reformasi tahun 1998, banyak sudah kontribusinya dalam mempertahankan NKRI. Saat ini, pasca dibukanya kebebasan pers 1998, perusahaan dan organisasi pers menjamur meski akhirnya berdampak negatif pada identitas wartawan sesungguhnya.

“Dari data dewan pers yang bisa diakses melalui internet baru tiga wadah wartawan yang lolos verifikasi yaitu PWI, AJI dan IJTI. Sedangkan wartawan yang lolos UKW di Tabagsel hanya mencapai sekitar 60 hingga 70 orang, padahal lebih seribuan  terdaftar di Humas pemerintah se-Tabagsel, ini kondisi yang cukup riskan,“ terangnya.

Tentunya lanjut Iman, sebagai wadah tertua dan terbesar dinegeri ini, PWI terus getol menggelar UKW dengan tujuan mewujudkan insan pers yang profesional sesuai amanat UU Pers No 40 Tahun 1999 dan Kode Etik Jurnalistik.

“Dengan UKW, profesionalitas wartawan bisa terwujud sehingga pemberitaan Hoax dapat dicegah dan terminimalisir,“ tegasnya, sembari menyebutkan bahwa wartawan bukanlah pekerjaan namun sebuah profesi.

Dalam kesempatan itu, Iman juga mengungkapkan dukungan penuh terhadap Kapolres Padangsidimpuan AKBP Hilman Wijaya dalam menegakkan subremasi hukum diwilayah kerjanya.

“Kami salud atas kerja keras AKBP Hilman Wijaya dalam memberantas berbagai tindakan kriminal dan penyakit masyarakat dibumi ‘Dalihan Natolu’ ini dan kami mendukung penuh dan siap bergandeng tangan dalam penegakan subremasi hukum dan pencegahan Hoax di Kota Padangsidimpuan,“ ungkapnya. (Wan9)
Editor: Mardan H Siregar

Ketua PWI Tabagsel Hairul Iman Hasibuan M.IKom memberikan sambutan pada acara audiensi dan coffe morning antara jajaran pengurus dan anggota PWI Tabagsel dengan jajaran Polres Padangsidimpuan, di aula Mapolres Padangsidimpuan, Selasa (9/10). (Foto: Riswandy)






Komentar Anda

Berita Terkini