Sekda Pimpin Pertemuan Forum Pemangku Kepentingan Utama PBJS Kesehatan

Harian 9 author photo
TAPSEL| H9
Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Tapanuli Selatan (Tapsel) Drs. Parulian Nasution, MM memimpin pertemuan Forum Pemangku Kepentingan Utama BPJS Kesehatan di Kabupaten Tapanuli Selatan Tahun 2018 diruang rapat Sekda, Jalan Prof. Lafran Pane, Sipirok, Kamis (18/10/2018).

Pertemuan ini diikuti oleh Kepala BPJS Cabang Padangsidimpuan Yasmine Ramadhana Harahap, Kabag Hukum, Sekretaris Dukcapil Ambia, Sekretaris Kesehatan, perwakilan Bappeda, perwakilan Dinas Sosial dan perwakilan Bagian Kesejahteraan Rakyat Setdakab Tapsel. 

Dalam pertemuan rutin yang dilaksanakan dua kali dalam setahun ini, dibahas peningkatan cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) di Kabupaten Tapsel, sekaligus mengidentifikasi tantangan-tantangan yang dihadapi dalam implementasi program JKN-KIS dan upaya menemukan solusinya.

Kepala BPJS Cabang Padangsidimpuan, Yasmine Ramadhana Harahap mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Tapsel karena pembayaran iuran pemda, iuran ASN dan Jamkesda nya sampai di bulan Oktober sudah dibayarkan secara tertib dan tepat waktu setiap bulannya.

Sekdakab Tapsel Drs. Parulian Nasution, MM dalam arahannya mengatakan, program BPJS Kesehatan itu akan terlaksana dengan baik apabila didukung dengan pendanaan yang  memadai sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

“ Oleh karena itu saya perintahkan kepada BPKPAD agar intens untuk membayar iuran tersebut tepat pada waktunya sehingga tidak ada lagi kata terlambat dalam membayar iuran BPJS, “ terang Sekda.

Lanjut Sekda, suksesnya BPJS Kesehatan adalah suksesnya dinas kesehatan dalam melayani kesehatan masyarakat Tapanuli Selatan, karena yang pertama dan yang paling utama visi misi Bupati Tapsel yaitu sehat, oleh karena itu dinas kesehatan tidak boleh memandang sebelah mata terhadap tugas-tugas BPJS ini dan kalian harus tetap menjaga komunikasi yang harmonis antara BPJS Kesehatan dan Dinas Kesehatan.

“Saya berharap, dengan pembayaran iuran tepat waktu nantinya tidak akan ada tegoran dalam pembayaran iuran BPJS, karena tegoran bukanlah tingkat wilayah Kabupaten/Kota akan tetapi tegoran itu langsung dari pusat akibat keterlambatan dalam membayar iuran BPJS,“ harapnya. (Wan9).



Komentar Anda

Berita Terkini