Banjir dan Longsor Melanda Madina

Harian 9 author photo



MANDAILINGNATAL| H9
Kejadian banjir dan longsor di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Jumat, (9/11/2018). Informasi yang diterima tim HARIAN9 kemarin, menyampaikan kronologis peristiwa sebagai berikut; Sejak Rabu (8/11/2018) sore, hingga malam sekira pukul 22.40 curah hujan yang cukup tinggi  beberapa kecamatan di Madina terus berlangsung. 

Sehingga banjir terjadi di Kecamatan Lingga Bayu, Kecamatan Panyabungan. Kemudian KecamatanTambangan,  Kecamatan Hutabargot, Kecamatan Naga Juang  Sementara Kecamatan Kotanopan terjadi banjir dan jalan lintas Sumatera anjlok, Kecamatan Panyabungan Selatan terjadi tanah longsor, menutup akses jalan propinsi. Di Kecamatan Batang Natal tanah longsor dan  banjir, Kecamatan Panyabungan Timur terjadi tanah longsor.

Pantauan Tim HARIAN9, sampai Sabtu (10/11/2018), upaya yang dilakukan pemerintahan  yakni, banjir di SMA PLUS siswa dan siswa yang berada diasrama diungsikan ke gedung serba guna. Kemudian Akses ke Kecamatan Lingga Bayu masih dalam upaya membuka jalan longsor dengan menhubungi Dinas Pekerjaan Umum (PU) setempat dan PU Bina Marga Provinsi dan Balai Jalan Nasional. 


Untuk Badan Jalan Nasional ruas jembatan merah - kotanopan amblas  di empat titik. Maka masyarakat telah diarahkan untuk mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Selanjutnya Pemkab, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten Madina dan masyarakat terus dan sedang melakukan penanganan pengungsi dan pendataan lapangan. Dilaporkan Korban jiwa meninggal sementara 1 orang di Desa Sibinail Kecamatan Muara Sipongi. 

Kemudian BPBD Provonsi Sumatera Utara (Provsu)  sudah menurunkan pasukan Satgas, peralatan berupa perahu, truck dan lainnya, serta membawa bantuan logistik.  Setelah berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madina dan PMI Sumut utk membantu medis dan bantuan lainnya.

Sementara itu Penasehat  Indonesia Off-Road Federation (IOF) Madina Ivan Daulay kepada HARIAN9 Sabtu ( 10/9/2018 menyampaikan, terlihat sejumlah alat berat dari  Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) dan Unit Pelayanan Teknis (UPT) Dinas Bina Marga Provsu dimobilisasi ke titik 2 longsor. 

Dikatakannya, Informasi yang diterima banyak sekali rumah hanyut diantaranya 16 rumah hanyut  Kecamatan Lingga Bayu Desa simpanggambir, 8 rumah di Rannto Sore Sigalala, 8 rumah di Aek Garingging,  6 rumah masing masing di Sikumbudi dan Pulo Padang, 2 rumah di Tapus, 2 rumah hanyut dan juga ada unit mobil hanyut. 

Dikatakannya, hujan secara menyeluruh masih turun intensiitas ringan sampai dengan sedang mulai dari sore, malam sampai Jumat (9/11/2018) pukul 10.00 Wib. Sedangkan Listrik padam, sinyal telpon ada hanya pada tempat tertentu. (01) 



Komentar Anda

Berita Terkini