MOTO HARIAN9 ADALAH "MENCERDASKAN UMAT"

Bursa Inovasi Desa Sebagai Ajang Pertukaran Sebuah Ide yang Kreatif

harian9.com author photo
TAPSEL|H9
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Selatan (Tapsel) melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) menggelar Bursa Inovasi Desa Kabupaten Tapsel Tahun 2018 di Gedung Istana Hasadaon, Kecamatan Sayurmatinggi, Rabu (14/11/2018).

Kegiatan dibuka oleh Bupati Tapsel, Syahrul M. Pasaribu yang ditandai dengan pemukulan gong, dihadiri Wakil Ketua DPRD Tapsel Husin Sogot Simatupang dan Naswardi Sihaloho, mantan Dirut BUMD TSM Syamsul Qamar, konsultan nasional program inovasi desa, Koordinator pendamping Wil. I Sumut, para Asisten, pimpinan OPD, para Camat se-Tapsel, tenaga ahli P3MD Kabupaten Tapsel, para Kades se-Tapsel, ketua BPD se-Tapsel, Pendamping Desa, Pendamping Lokal Desa se-Kabupaten Tapsel dan tokoh masyarakat.

Bupati Tapsel, Syahrul M. Pasaribu dalam sambutannya menyambut baik atas terselenggaranya Bursa Inovasi Desa pada program inovasi Desa tahun anggaran 2018 dan perlu diketahui bersama bahwasanya Bursa Inovasi Desa merupakan forum penyebaran dan pertukaran inisiatif atau inovasi masyarakat yang berkembang di desa-desa pada lingkup Kabupaten khususnya Kabupaten Tapsel.

“ Bursa Inovasi Desa guna menjembatani kebutuhan pemerintah desa akan solusi bagi penyelesaian masalah serta inisiatif atau alternatif kegiatan pembangunan desa dalam rangka penggunaan dana desa yang lebih efektif dan inovatif dan kegiatan ini bukan ajang pameran dalam bentuk barang, namun yang dipamerkan adalah ide-ide kreatif yang lahir dan berkembang di desa-desa, ” ujarnya.

Lebih lanjut Syahrul menyampaikan, Bursa Inovasi Desa untuk membantu Desa dalam meningkatkan kualitas pembangunan melalui pertukaran pengetahuan kegiatan yang inovatif untuk memberi inspirasi dan alternatif pilihan bagi pembangunan Desa.

Program inovasi desa merupakan salah satu bentuk dukungan kepada desa agar lebih efektif dalam menyusun penggunaan dana desa sebagai investasi dalam peningkatan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat dan sejalan dengan program Nawa Cita Presiden RI Ir. H. Joko Widodo pada butir ketiga yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah dan Desa dalam kerangka NKRI.

“ Kepada seluruh peserta agar sungguh-sungguh mencermati berbagai kegiatan yang ditampilkan pada bursa ini,  terutama kepada para kepala desa agar dapat mereplikasi inovasi-inovasi yang disajikan sesuai dengan potensi yang dimiliki oleh masing-masing Desa, sehingga penggunaan Dana Desa akan semakin cepat terarah demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat di pedesaan, “ terang Syahrul.

Sementara Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Mhd. Yusuf dalam laporannya mengatakan, dasar pelaksanaan kegiatan bursa inovasi desa berdasarkan Keputusan Mendes PDTT RI No. 48 tahun 2018 yang ditindak lanjuti Surat Dirjen Pembangunan dan PMD Kemendes PDTT RI No. 947/PMD.04.01/VII/2018 tanggal 6 Juli 2018 hal. Penyampaian pedoman umum dan juknis kegiatan PID dan dekonstrasi tahun 2018.

Kemudian, Surat Dirjen Pembangunan dan PMD Kemendes PDTT RI No. 42.2/PMD.04.01/VI/2018 tanggal 9 Juli 2018 perihal pelaksanaan program Inovasi Desa tahun anggaran 2018, surat Kepala Dinas PMD Provsu No. 412.6/4171 tanggal 17 Juli 2018 perihal pelaksanaan Program Inovasi Desa (PID) tahun 2018 dan surat keputusan Bupati Tapsel No. 188.45/282/KPTS/2018 tentang pembentukan Tim Inovasi Kabupaten (TIK) Kabupaten Tapsel.

Maksud diselenggarakannya Bursa Inovasi Desa adalah untuk menjembatani kebutuhan Pemerintah Desa akan pilihan solusi terhadap penyelesaian masalah serta inisiatif atau alternatif kegiatan pembangunan Desa dalam rangka penggunaan Dana Desa yang lebih efektif dan inovatif.

“ Kegiatan Bursa Inovasi Desa Kabupaten Tapsel tahun 2018 diikuti 800 peserta, terdiri dari Kepala Desa, Ketua BPD, tokoh masyarakat/pemuda/agama, OPD Kabupaten, TIK, camat, para TA, pendamping desa, pendamping lokal desa, LSM, dan P2KTD dari setiap bidang, “ lapornya. (Wan9)



Komentar Anda

Berita Terkini