Cabuli Anak Dibawah Umur, Kakek Bejat Diamankan Polisi

Harian 9 author photo
PADANGSIDIMPUAN|H9
DN (57) diamankan personil Sat Reskrim Polres Padangsidimpuan dari kediamannya di Kecamatan Padangsidimpuan Hutaimbaru, Kota Padangsidimpuan, atas tindalan perbuatan asusila terhadap seorang anak perempuan masih dibawah umur yang masih tetangga DN sebut saja namanya Mawar (13), Rabu (31/10/2018).

Penangkapan DN berdasarkan laporan keluarga korban ke polisi dengan nomor Laporan Polisi: LP / 401 / X / 2018 / SU /PSP, tanggal 29 Oktober 2018sekira pukul 09.00 Wib atas dugaan melakukan pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur.

Kapolres Padangsidimpuan AKBP. Hilman Wijaya, SIK, MH melalui Kasat Reskrim AKP H. Abdi Abdullah, SH yang di sampaikan Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Padangsidimpuan Aipda Jamil Siregar mengatakan, kronologis perbuatan asusila yang dilakukan pelaku yang sudah ujur terhadap korban yang masuh dibawah umur tersebut, dengan cara terlebih dahulu pelaku mengiming-imingi korban dengan memberi uang untuk jajan dan aneka hadiah lainnya.

Saat korban yang sedang bermain di samping rumah pelaku pada Senin 27 Oktober 2018 sekira pukul 20.00 Wib, pelaku datang menghampiri korban dan pelaku merayu korban dan memberi uang sebesar Rp.10 ribu serta membawa korban ke tempat sepi dan pelaku langsung melakukan perbuatan tidak senonoh terhadap korban dan pelaku mengancam korban agar tidak menceritakan perbuatan tersebut kepada siapapun.

Karena merasa takut, korban pun menceritakan perbuatan pelaku ke ibu korban dan selanjutnya ibu korban membuat laporan pengaduan ke Mapolres Kota Padangsidimpuan atas tindakan perbuatan asusila terhadap putrinya.

“ Atas perbuatannya, pelaku akan dijerat Pasal 81 (2) atau Pasal 82 (1) Jo Pasal 76 E UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, Jo Pasal 65 KUHP, “ ujar Jamil seraya mengatakan pihaknya telah mengumpulkan barangdan alat bukti berupa visum, baju korban serta meminta keterangan sejumlah saksi.

Terpisah, pelaku DN mengaku jika perbuatannya itu dilakukan karena sering melihat korban yang masih duduk dibangku kelas 1 salah satu SMP memakai pakaian dalam berupa celana pendek dan kaos dalam dan aksi bejat itu dilakukan saat ke dua orangtua korban tidak berada di rumah. (Wan9)



Komentar Anda

Berita Terkini