Diikuti 11 Provinsi, Kejuaraan Catur Piala Pangdam I/BB Resmi Dibuka

Harian 9 author photo

MEDAN| H9
Mayjen TNI MS Fadhilah secara resmi membuka Kejuaraan Catur Terbuka Piala Pangdam I/BB Tahun 2018 bertempat di Pendopo Lapangan Merdeka Jalan Pulau Pinang Medan, Jumat (9/11/2018) pagi.

Kejuaraan yang berlangsung selama tiga hari (9-11 November 2018) ini digelar dalam rangka peringatan Hari Pahlawan 10 November 2018 di Kota Medan Provinsi Sumatera Utara. 

Kejuaraan ini merupakan turnamen pertama yang pernah digelar di tempat terbuka. Sedikitnya ada 268 peserta dari 11 Provinsi dan 19 Kabupaten/Kota di Sumut yang mengikuti pertandingan berhadial total Rp.100 juta.

Dalam sambutannya, Pangdam I/BB menjelaskan, permainan catur memiliki banyak filosofi, baik dilihat dari elemen permainannya, seperti bidak, papan catur, aturan dan pemainnya.  

Arena permainan catur terdiri dari papan 64 kotak hitam dan putih. Setiap bidak harus berada dalam arena permainan catur, tidak boleh keluar arena sampai ajal menjemput. 

Setiap bidak memiliki tugas dan fungsi masing - masing dan tidak ada bidak yang bisa melarikan diri ataupun menyerah kepada pihak lawan, akan tetapi akan terus berjuang sampai titik darah penghabisan. 

Dalam permainan catur, lanjut Pangdam I/BB, juga digambarkan nilai-nilai kerja sama, kekompakan dan adu strategi serta keberanian guna mencapai tujuan yaitu, kemenangan.  

Karena itu, dalam mencapai kemenangan diperlukan strategi dan langkah yang tepat serta penuh pertimbangan. Tidak boleh hanya berpikir seketika saja akan tetapi harus berpikir panjang dan perhitungan yang cermat, karena langkah apa yang dilakukan akan berdampak pada langkah selanjutnya.

"Kesemuanya filosofi dalam permainan catur ini, sejalan dan merupakan manifestasi dari nilai-nilai kepahlawanan yang meliputi keberanian, pengorbanan, kerja sama, sifat kesatria, kebersamaan, perhitungan  serta  strategi. Oleh karena itu, penyelenggaraan pertandingan catur kali ini sebagai salah satu metode dalam penanaman nilai-nilai kepahlawanan kepada para peserta dengan pemahaman terhadap filosofi permainan catur itu sendiri," terang Pangdam I/BB.  

Selain itu, Pangdam I/BB juga melihat, tujuan lain yang diinginkan dalam penyelenggaraan kegiatan ini adalah menyalurkan hobby para peserta pecinta catur yang cukup banyak di wilayah Sumatera Utara, memelihara dan mengembangkan kemampuan serta pencarian bibit pecatur masa depan. 

Di sisi lain, penyelenggaraan kegiatan ini juga sebagai ajang silaturrahmi dalam rangka mempererat persatuan dan kesatuan. Diketahui bersama bahwa perkembangan situasi saat ini cukup dinamis dengan berbagai dinamika yang terjadi dan kadang mengusik nilai-nilai yang hakiki yang dimiliki, seperti toleransi, gotong royong, kesatuan, persatuan, kebersamaan dan kerukunan. 

"Karenanya, saya berharap para peserta kejuaraan catur kali ini dapat mengambil makna dari penyelenggaraan kegiatan ini, sejalan dengan tema yang diusung yaitu 'Membangun Karakter Bangsa yang Dilandasi Semangat dan Nilai-Nilai Kepahlawanan'," pungkas Jenderal Bintang Dua Alumni Akmil Magelang Tahun  1988 tersebut.

Dikesempatan itu, Pangdam juga berkesempatan melakukan langkah pertama pertandingan catur kategori Simultan yang menghadirkan Master Nasional berhadapan dengan 30 pemain sekaligus. 

Sebelumnya, Ketua Panitia yang juga Asisten Teritorial (Aster) Kasdam I/BB, Kolonel Inf Parluhutan Marpaung, SIP menerangkan, kejuaraan akan berlangsung sampai 3 hari dengan jumlah peserta 268 orang dari 11 Povinsi dan 19 Kabupaten/Kota di Sumut.  

"Kejuaran yang melombakan empat kategori pertandingan, yakni umum putra - putri, simultan, senior dan junior dengan diikuti dua orang FIDE Master (Fédération Internationale Des Échecs), 15 Naster nasional, dan 2 Master Putri ini, berhadiah total Rp.100 juta," sebut Kolonel Marpaung.
      
Sementara, Ketua Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Sumut, Parlindungan Purba, SH, MM, yang ikut hadir di acara itu mengaku sangat mengapresiasi gagasan yang dibuat Pangdam I/BB. 

"Biasanya pertandingan catur selalu di tempat tertutup, tapi kali ini ditempat terbuka, dan ini merupakan yang pertama terjadi di Sumut," ucapnya. 

Parlindungan Purba yang juga anggota DPD RI asal Sumut ini mengaku salut dengan kejelian Pangdam I/BB yang menggelar pertandingan catur yang merupakan salah satu olahraga populer di kalangan masyarakat Sumut. 

"Kita dari Percasi Sumut sangat mengapresiasi ide dan gagasan Pangdam I/BB dengan menggelar pertandingan ini. Mudah-mudahan, harapan kita bersama, akan lahir bibit -bibit baru di samping sebagai olahraga prestasi untuk dikembangkan lebih baik lagi di Sumut ini," jelasnya. 

Hadir di acara pembukaan itu, antara lain Gubernur Sumut, Letjen TNI (Purn) H. Edy Rahmayadi diwakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Baharuddin Siagian, Kapolda Sumut diwakili Kombes Pol Lilik, Danlantamal I Belawan, Pangkosekhanudnas III, Danlanud Soewondo Medan.

Danpok Staf Ahli Pangdam I/BB Kolonel Kav Halilintar Sembiring, SH, Kapendam I/BB Kolonel Inf Roy Hansen Sinaga, S.Sos, Pengurus Percasi Sumut dr Tuahman Purba, Para Asisten Kasdam I/BB, para Sahli Pangdam I/BB, para Kabalak Kodam I/BB, para Dansat BS jajaran Kodam I/BB, Wakil Wali Kota Medan Ir H. Akhyar Nasution, Ormas, Tokoh Masyarakat, Mahasiswa, Pelajar dan undangan lainnya. (HJ9)
Editor: Mardan H Siregar 

Ketua Percasi Sumut Parlindungan Purba, SH, MM, didampingi pengurus dr Tuahman Purba, saksikan Pangdam I/BB Mayjen TNI  MS Fadhilah laga tanding catur eksebisi dengan salah seorang peserta. (Foto: Joko Hendro)






Komentar Anda

Berita Terkini