Pimpinan Umum, Pimpinan Redaksi Beserta Seluruh Jajaran wartawan dan staf HARIAN9, Mengucapkan Selamat Sukses Atas Terbentuknya PD BARUPAS KOTA MEDAN Pimpinan Umum, Pimpinan Redaksi Beserta Seluruh Jajaran wartawan dan staf HARIAN9, Mengucapkan Selamat Kepada Saudara Ir. KHAIRI AMRI Atas Terpilih Menjadi KETUA PW BARUPAS SUMATERA UTARA PERIODE 2018 - 2023

Dwi Parptomo Sudjatmiko: Kopi dan Coklat Organik Tapsel Dilirik Dunia

Harian 9 author photo
TAPSEL| H9
Kepala Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tanaman Perkebunan (KBPPTP) Medan Dwi Parptomo Sudjatmiko, mengatakan potensi sumber daya alam yang ada di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) haruslah dikelola secara maksimal agar dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan para petani.

Hal itu disampaikan Dwi Parptomo, saat menghadiri deklarasi pertumbuhan kawasan organik perkebunan dan siaga Organisasi Pengganggu Tumbuhan (OPT), yang berlangsung di aula Sarasai II, Kantor Bupati Tapsel, Jalan Prof. Lafran Pane, Sipirok, Sabtu (24/11/2018).

Deklarasi tersebut dihadiri Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu, Dirjen Perkebunan dari Kementerian Pertanian RI melalui Direktur Pemberdayaan Perlindungan Tanaman Perkebunan Dudi Gumadi, unsur Forkopimda Tapsel, Ketua DPRD Tapsel Rahmat Nasution,  Sekda Tapsel Parulian Nasution, Anggota DPRD Provinsi Sumut Doli Sinomba Siregar, Mantan Dirut TSM Syamsul Qamar, Kadis Pertanian Bismark Maratua Siregar dan para penggiat kopi Sipirok, serta Kelompok Tani di Kabupaten Tapsel.

Lebih lanjut Dwi Parptomo Sudjatmiko, menyampaikan, saat ini sudah ada dua Kelompok tani di dua di Kabupaten Tapsel yang akan ingin mendapatkan sertifikat desa organik, yakni Kelompok Tani Desa Batangmiha, Kecamatan Sipirok (Kopi) dan Desa Huraba, Kecamatan Marancar (Coklat).

"Dengan deklarasi yang diikuti 5 Poktan lainnya yaitu Poktan Koptan Maju Bersama, Poktan Sahata Desa Sialaman Sipirok,  Poktan Mekar Jaya, Poktan Serasi Desa Situmba, Sipirok  dan Poktan Cendana Desa Kilang Papan, Sipirok, maka Tapsel nantinya akan memiliki tujuh Poktan di 5 Desa organik, " katanya.

Sementara Sementara Dirjen Perkebunan dari Kementerian Pertanian RI melalui Direktur Pemberdayaan Perlindungan Tanaman Perkebunan Dudi Gumadi, mengatakan, Kabupaten Tapsel sebuah surga yang di berikan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa.

"Tapsel lengkap dengan sumber daya alam dan tambang. Sayang kalau potensi dan peluang itu tidak bisa dimanfaatkan. Kita harus menikmati produk terbaik yang ada di daerah kita, bukan malah sebaliknya, " terang Dudi.

Sebelumnya, Bupati Tapsel, Syahrul M. Pasaribu, mengucapkan selamat datang kepada Dirjen Perkebunan Kementan RI melalui Direktur pemberdayaan perlindungan tanaman perkebunan Dudi Gumadi, yang hadir pada acara deklarasi ini.

Syahrul mengatakan deklarasi lima Poktan penggiat kopi organik tersebut tidak terlepas dengan dikeluarkannya sertifikat Indikasi Geografis (IG) kopi arabika Sipirok dari Kemenhumkam RI dan berkaitan dengan visi misi Kabupaten Tapsel untuk mewujudkan masyarakat yang sehat, cerdas dan sejahtera.

Bupati juga menjelaskan, bahwasanya Pemkab Tapsel siap menjalin kerjasama dalam mensukseskan program tersebut dan kedepan pihaknya kita harus terus menjalin kerjasama dengan Kementerian Pertanian RI untuk meningkatkan kesejahteraan para petani.

" Komoditi kopi organik (bebas pestisida) tentu harganya lebih tinggi, dan sudah dilirik oleh dunia. Oleh karena itu mari kita wujudkan sertifikat hak patent kopi arabika Sipirok ini dalam rangka meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat, " ajaknya.

Pada acara deklarasi tersebut, Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu menyerahkan cinderamata kepada Dirjen Perkebunan Kementan RI yang diwakili oleh Direktur Pemberdayaan Perlindungan Tanaman Perkebunan dan juga dari Dirjen Perkebunan Kementan RI kepada Bupati Tapsel. (Wan9)


Komentar Anda

Berita Terkini